Berdasarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Konservasi Air Tanah (BKAT). BKAT berlokasi di DKI Jakarta dan merupakan unit pelaksana teknis di lingkungan Badan Geologi yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Pusat Sumber Daya Air Tanah dan Geologi Lingkungan.

Tugas:

Balai Konservasi Air Tanah mempunyai tugas melaksanakan pemantauan kondisi air tanah dan penanggulangan dampak pengambilan air tanah pada Cekungan Air Tanah Jakarta, serta pengembangan teknologi konservasi air tanah.

Fungsi:

  1. Penyusunan rencana dan anggaran, serta pelaksanaan kerja sarna dan pengelolaan informasi;
  2. Pelaksanaan pemantauan kondisi air tanah;
  3. Pelaksanaan penanggulangan dampak pengambilan air tanah;
  4. Penyiapan bahan rekomendasi teknis pemanfaatan air tanah dan penanggulangan dampak pengambilan air tanah;
  5. Pelaksanaan pengembangan teknologi konservasi air tanah;
  6. Pengelolaan sarana dan prasarana teknis;
  7. Pelaksanaan evaluasi konservasi air tanah; dan
  8. Pelaksanaan ketatausahaan, kepegawaian, keuangan dan rumah tangga

Struktur Organisasi

Balai Konservasi Air Tanah terdiri atas :

  1. Subbagian Tata Usaha;
  2. Seksi Pemantauan dan Penanggulangan;
  3. Seksi Pengembangan Teknologi Konservasi; dan
  4. Kelompok Jabatan Fungsional.
Hak Cipta © 2019 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18
Jakarta Pusat 10110
Telp. 021 3804242 Fax. 021 3507210