Situs
Gumuk Pasir Parangtritis

Kab. Bantul, Yogyakarta
Koordinat : 8.01777611 LS, 110.3202361 BT

Informasi Data Warisan Geologi

Situs Gumuk Pasir Parangtritis

   © 2016-2023  GeoHeritage | Geologi Indonesia | Badan Geologi | KESDM

Batuan:
Di dataran pantai ini dan di diperbukitan di utaranya tersingkap sisa-sisa batuan gunungapi yang berumur Tersier, terdiri dari breksi andesit yang diselingi oleh aliran lava berkomposisi andesitik. Sebagian diantaranya telah teralterasi (proses hidrotermal) dengan ditemukannya mineral ubahan berupa klorit dan serisit. Lava Parangkusumo merupakan lava basaltik, terdapat kekar-kekar yang menunjukkan struktur aliran lava serta diselingi retas Andesit hornblende berstruktur kekar lembar.

Struktur Geologi:
Wilayah ini juga terdapat mata air panas di Parang Wedang dikontrol oleh struktur sesar Parangkusumo yang berarah barat laut-tenggara.

Bentang Alam:
Bentang alam gumuk pasir tipe Barchan di lokasi ini terbentuk pada lingkungan dan berbagai proses geologi yang khas. Dataran pantai Parangtritis di bagian timur dibatasi oleh gawir vertikal, sedang di utara oleh perbukitan terjal. Aliran Kali Opak dan Kali Progo membawa pasir dari Gunung Merapi di utara ke Segara Kidul (Lautan Hindia). Dinamika air di dasar laut mendistribusi sebagian pasir ke arah timur. Kemudian angin yang bertiup relatif konstan dari tenggara ke barat laut menerbangkan pasir ke dataran pantai membentuk gumuk-gumuk pasir. Bentuk gumuk pasir yang khas adalah barchan. Selain itu, dinamika air di sungai dan pantai beserta dinamika angin menyebabkan terpilahnya pasir membentuk endapan pasir berwarna hitam yang kaya mineral bijih magnetit, hematit dan ilmenit; mineral berat meta stabil: piroksen dan amfibol; disamping itu juga kuarsa, felspar, butiran andesit dan butiran batugamping.

Hasil Identifikasi

NILAI TERTINGGI:
Mempunyai nilai tinggi dari aspek bentang alam gumuk pasir Barchan, proses internal dan eksternal, dan evolusi temporer

NILAI TERKEMUKA:
Mempunyai nilai terkemuka karena mengandung rekaman ilmiah, tatanan geologi atau bentang alam yang spesifik, bermakna sebagai bukti atas peristiwa peristiwa geologi penting

BANYAK MAKNA:
Mempunyai banyak makna, baik dari aspek ilmiah sebagai rekaman dan bukti evolusi bumi, aspek estetika yakni memiliki keunikan dan keindahan alam, aspek rekreasi yang berpotensi mendukung rekreasi, dan aspek budaya setempat

ANEKA FUNGSI:
Mempunyai aneka fungsi sebagai artefak sejarah bumi yang menunjukkan Keragaman Geologi (Geodiversity) bersifat langka, sebagai bentangalam khusus yang karena nilai estetika yang dimiliki, menjadikannya sebagai Keragaman Geologi (Geodiversity) yang unik, maupun sebagai pendukung ekologi.

PEMBANDINGAN:
Internasional

PEMANFAATAN:
Ilmu Pengetahuan
Pendidikan
Pariwisata

1x

Disukai

2024x

Dikunjungi