Untuk mengetahui kondisi terkini di lokasi longsor Cimanggung Sumedang, Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono mengunjungi lokasi sekaligus mendapatkan laporan teknis dari Ketua Tim Tanggap Darurat PVMBG Badan Geologi pada Kamis (14/01/2021). Eko Budi Lelono juga bertemu dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman guna berkoordinasi dan memberikan rekomendasi dari Badan Geologi.

Berdasarkan Peta Prakiraan Wilayah Terjadi Gerakan Tanah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM, Kecamatan Cimanggung di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat termasuk dalam zona potensi gerakan tanah Menengah - Tinggi. Artinya daerah ini mempunyai potensi menengah hingga tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan diatas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

Mengingat telah terbangun jalur longsor, tebalnya tanah pelapukan dan curah hujan yang masih tinggi, maka untuk menghindari jatuhnya korban jiwa dan kerugian harta benda yang lebih besar, direkomendasikan upaya adaptasi terhadap kondisi geologi setempat sebagai berikut yaitu Peningkatan kewaspadaan saat bencana, Penataan ulang kawasan di alur terdampak gerakan tanah/longsor, Upaya mitigasi untuk menjaga kestabilan lereng pasca terjadinya gerakan tanah / longsor, Masyarakat yang tinggal dekat dengan lokasi gerakan tanah terutama pada saat musim hujan agar selalu waspada terhadap munculnya gejala awal gerakan tanah seperti retakan pada tanah dan bangunan dan segera melaporkan kepada pemerintah setempat dan mengungsi sementara hingga ada arahan dari pemerintah setempat

Penulis Berita : Titan R. (Humas Badan Geologi)

Hak Cipta © 2021 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18
Jakarta Pusat 10110
Telp. 021 3804242 Fax. 021 3507210