Gempa bumi terjadi pada hari Jum'at, tanggal 25 Februari 2022, pukul 08:39:29 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di Utara G. Talamau pada koordinat 99,98? BT dan 0.15? LU, berjarak sekitar 17,5 km timur laut Simpang Ampek, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, dengan magnitudo (M6,2) pada kedalaman 10 km. Kejadian gempa bumi ini diperkirakan berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi

Peluang terjadinya likuefaksi dapat terjadi khususnya di daerah dataran dan sedikit landai (Gambar atlas likuefaksi). Pada umumnya kerentanan likuefaksinya sedang (kuning) yang artinya yaitu zona kerentanan yang dapat mengalami likuefaksi secara tidak merata dan struktur tanah umumnya rusak, tipe kerusakan struktur tanah yang terjadi berupa pergeseran lateral, penurunan tanah dan semburan pasir. Secara umum, beberapa daerah yang mengalami kerusakan tanah pondasi intensif yaitu sepanjang pantai, bantaran sungai dan dataran yang memiliki kedalaman muka air tanah yang dangkal < 10 m.

c-bandicam%202022-02-26%2015-19-08-347.jFenomena semburan lumpur air panas

Berdasarkan informasi dari beberapa media, telah terjadi semburan lumpur bercampur air panas akibat gempabumi Pasaman. Lokasi kejadian semburan lumpur dekat dengan mata air panas (sekitar 30 m dari pemandian air panas). Kondisi geologi di sekitar lokasi merupakan Formasi (tak terbedakan, terutama lapisan batuan gunungapi, tidak menunjukkan bekas pusat gunungapi (Tmv)) dan pada bagian atasnya merupakan endapan aluvium (Qh). Dugaan sementara, guncangan gempabumi yang sangat kuat menyebabkan retakan yang memotong akuifer yang berisi air panas dan diperkirakan retakan tersebut menembus ke permukaan aluvium hingga permukaan tanah. Adapun material lumpur adalah material aluvium (Qh) yang terbawa oleh tekanan air yang kuat yang berasal dari akuifer yang mengandung air panas. Adapun sebaran air panas yang ada di beberapa titik karena mengikuti bidang lemah yang terbentuk natural. Ada kemungkinan spot-spot ini adalah semburan lumpur/sand boil.

Fenomena likuefaksi tipe aliran

Berdasarkan informasi dari media katasumbar.com bahwa akibat rentetan gempa darat yang mengguncang Pasaman dan Pasaman Barat, Jumat (25/2) pagi, diberitakan pula bahwa telah terjadi fenomena tanah bergerak. Fenomena ini terjadi di kawasan Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman. Kondisi geologi regional daerah Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman berdasarkan Peta Geologi Lembar Lubuksikaping-Sumatera Skala 1:250.000 (Rock N.M.S dkk., 1983) tersusun atas:

  • Formasi Kuantan (Puku) yang berumur Perm-Karbon yang terdiri atas batusabak, kuarsit, dan arenit metakuarsa, wake fillit.
  • Endapan gunung api yang tak terbedakan (Tmv) terutama lapisan batuan gunungapi, tidak menunjukan bekas pusat gunungapi
  • Hasil dari Gunung Talamau (Qvta), yang terdiri dari beberapa endapan yaitu: Endapan pertama, terutama lava, Endapan kedua, terutama lahar dan Endapan ketiga (rombakan), terutama endapan alluvium gunungapi klastika Tertiary (reworked), mainly volkaniclastic alluvium.

c-bandicam%202022-02-26%2015-19-21-802.jPeta Geologi daerah Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman

Fenomena tanah bergerak di daerah Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman berdasarkan data kenampakan foto udara pada tanggal 25 februari 2022 diperkirakan disebabkan banjir bandang. Banjir bandang ini diperkirakan dipicu oleh gempabumi yang menyebabkan longsoran di bagian hulu yang mengakibatkan material longsor sesaat membentuk tanggul/bendung alami dan menutup aliran sungai utama. Pada saat tanggul/bendung alami yang terbentuk sesaat tidak dapat menahan beban material dan tekanan air, maka tanggul/bendung alami akan runtuh/jebol dan membawa berbagai macam material yang berukuran besar terdiri dari bongkah batuan hingga lumpur dan kayu-kayu yang terbawa arus banjir bandang.


c-bandicam%202022-02-28%2013-55-37-301-m

Foto Banjir bandang di daerah Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman

Oleh karena itu terkait fenomena tanah bergerak yang terjadi di Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan mekanisme tanah bergerak yang telah terjadi.

Sumber data:

Kementerian Energi dan SumberDaya Mineral

Badan Geologi

Pusat Air Tanah Geologi Tata Lingkungan


Hak Cipta © 2022
BADAN GEOLOGI - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Jl. Diponegoro No. 57 Bandung 40122 Telp. 022 7215297