Text
Laporan Prospeksi Batugamping di Kabupaten Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Utara
Batugamping dijumpai pada Formasi Tokala yang tersusun atas batugamping dan Batuan Malihan Paleozoikum yang terdiri atas batugamping termalihkan (marmer), genes, dan sekis. Keterdapatan batugamping tersebut di lokasi penyelidikan umumnya dijumpai dalam bentuk bukit-bukit.
Formasi Tokala tersusun atas batugamping yang pada beberapa tempat telah mengalami proses metamorfisme. Formasi ini berumur Trias–Jura Awal dan terbentuk pada lingkungan pengendapan laut dangkal (neritik). Sementara itu, Batuan Malihan Paleozoikum merupakan batugamping yang telah mengalami proses metamorfisme dan berumur Karbon–Perm.
Batugamping di daerah prospeksi terdiri atas tiga (3) jenis, yaitu batugamping, metabatugamping, dan batugamping termetamorfkan (marmer). Berdasarkan data hasil penyelidikan lapangan, potensi batugamping di Kabupaten Kolaka Utara dibagi menjadi tiga (3) blok, yaitu Blok Pakue, Blok Ngapa, dan Blok Lasusua. Total luas sebaran batugamping pada ketiga blok tersebut mencapai 2.633,88 ha dengan estimasi sumber daya tereka sebesar 718.425.520 ton.
Berdasarkan hasil analisis laboratorium, batugamping yang berpotensi dimanfaatkan untuk kebutuhan industri smelter nikel pada ketiga blok di Kabupaten Kolaka Utara memiliki kadar CaO minimum sebesar 52%, dengan karakteristik fisik tidak berpori dan keras. Batugamping dengan karakteristik tersebut memiliki total sumber daya tereka sebesar 369.046.000 ton dengan luas sebaran sekitar 1.354 ha.
Tidak tersedia versi lain