Gunung Tambora adalah bagian dari busur Sunda, tali dari kepulauan vulkanik yang membentuk rantai selatan kepulauan Indonesia. Tambora membentuk semenanjungnya sendiri di Pulau Sumbawa yang disebut semenanjung Sanggar. Gunung tersebut meletus dahsyat pada 10 April 1815 yang menelan korban sekitar 92.000 Jiwa. Letusan yang amat mengerikan itu juga menyisakan sebuah kaldera yang sangat besar, ter…
Gunungapi Ndetu Napi digolongkan kedalam kelompok gunungapi Tipe C, karena kalau dilihat dari sejarahnya sejak tahun 1600 an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusannya. Gunungapi ini sangat erat hubungannya dengan aktivitas vulkanik yang berada di komplek kaldera Sokoria, dan bahkan keberadaan gunungapi ini tidak dikenal oleh penduduk yang bermukim di sekitar daerah yang dimaksud dengan ke…
Beberapa potensi gunungapi yang telah dikembangkan di sekitar gunungapi ini adalah penggalian batu dan pasir, sedangkan manifestasi lainnya belum tampak. Penyelidikan pada gunungapi ini belum banyak dilakukan, karena dianggap sebagai gunungapi yang istirahat dari kegiatannya, atau kegiatan letusannya tidak tercatat dalam sejarah manusia.
Menurut van padang (1951), gunungapi Wai Sano digolongkan sebagai gunungapi aktif tipe B karena sejak tahun 1600 an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Menurut Van Padang (1951), gunungapi ini bertipe stratovolkano karena produk letusannya berupa aliran lava dan endapan piroklastik. Wai Sano (603 m dpl) merupakan sebuah gunungapi berdanau kawah di bagian Barat Flores dengan ukuran 3,5…
Gunungapi Keli Bara digolongkan sebagai gunungapi tipe B, karena sejak tahun 1600 an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Gunungapi ini sangat erat hubungannya dengan aktivitas vulkanik yang berada disebelah utaranya, yaitu G. Kelimutu, beberapa penduduk setempat menyebutnya gunung Sokoria. G. Keli Bara adalah gunungapi sekunder yang tumbuh di dalam kaldera Sokoria yang bergaris tengah…
Indonesia terletak pada pertemuan tiga lemoeng kerak bumi, sehingga terbentuk jalur tektonik yang menimbulkan rawan bencana geologi (Gempa bumi, tsunami, letusan gunungapi dan gerakan tanah). Di Indonesia terdapat 129 buah gunungapi aktif yang setiap saat dapat meletus dan mengancam penduduk sekitarnya, pada jalur itu pula sering terdapat bencana geologi lainnya seperti gempa bumi, gerakan tana…
Berkaitan dengan mitias bencana geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi berkewajiban memberikan pelayanan informasi kepada masyarkat mengenai ancaman bahaya gunungapi, gerakan tanah, gempabumi dan tsunami. Sebagaimana kita ketahui secara tektonik, Indonesia terletak di antara 3 lempeng tektonik aktif. Tumbukan lempeng-lempeng tersebut menyebabkan terbentuknya deretan gunungapi se…
Gunungapi Ili Muda digolongkan sebagai gunungapi aktif Tipe B karena sejak tahun 1600-an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Menurut Van Padang (1951), Gunungapi ini bertipe stratovolkano, produk letusannya berupa aliran lava dan endapan piroklastik. Gunungapi Ilmi Muda termasuk kedalam wilayah Kabupaten Flores Timur yang mempunyai tingkat kepadatan penduduk cukup jarang, yaitu sekita…