Dalam tahun anggaran 1993/1994, Proyek Pengamatan/Penga-wasan dan Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, telah menyediakan dana untuk melakukan pengamatan kegiatan Kelimutu, di Flores (Gb. 1 Pekerjaan tersebut telah dilakukan pada bulan Mei 1993, yang dilaksanakan oleh 2 petugas dengan SPPD no. 156 dan 160. Pekerjaan lapangan dikerjakan meliputi pemeriksaan kawah, pengukuran suhu fumar ol …
G. Ciremai merupakan gunungapi aktif tipe Strato dengan ketinggian 3078 m dpl atau 2578 m diatas dataran Kuningan. Letusan G. Ciremai tercatat sejak 1698 dan terakhir kali terjadi pada tahun 1937 dengan selang waktu istirahat terpendek 3 tahun dan terpanjang 112 tahun. Tiga letusan 1772, 1775 dan 1805 terjadi di kawah pusat tetapi tidak menimbulkan kerusakan yang berarti.
G. Galunggung merupakan gunungapi aktif tipe Strato dengan ketinggian 2168 m dpl atau 1820 m diatas dataran Tasikmalaya. Letusan G. Galunggung yang tercatat dalam sejarah, terjadi sebanyak 4 kali, yaitu pada Tahun : 1822, 1894, 1918 dan 1982 - 1983. Periode letusan G. Galunggung lebih dari 60 tahun dan selama aktifitasnya terjadi beberapa jam hingga beberapa bulan.
Salah satu realisasi dari tugas nyata proyek penyelidikan dan pengamatan gunungapi yang dilaksanakan oleh staf seksi jawa bagian timur, subdit pengamatan gunungapi, direktorat vulkanologi, pada tahun anggaran 2001 adalah melakukan penyelidikan dan pengamatan visual puncak dan kegempaan gunungapi Arjuno-Welirang, yang berlokasi di wilayah kabupaten malang, mojokerto, dan pasuruan dengan lebih lu…
Dalam melakukan pemantauan kegiatan gunungapi secara terus-menerus digunakan beberapa metoda diantaranya pengamatan kegempaan dan pengamatan visual. Dalam pengamatan kegempaan sering timbul kendala berupa kerusakan pada alat pencatan gempa, sehingga datanya kurang lengkap. Selain pengamatan kegempaan, pengamatan visual juga dapat mendukung data kegiatan gunungapi berupa pemeriksaan tinggi, warn…
Berdasarkan data geologi bahwa pusat letusan G. Raung pada pra-sejarah berpindah pindah, masing masing berurutan dari G. Wates, G. Pajuaran, G.Pajungan dan G. Raung. Di periode kegiatan G.Pajungan, pernah terjadi suatu letusan besar, disertai dengan longsoroan besar yang melanda bagian lereng barat G. Raung (Sutawidjaja dkk., 1987).
Salah satu realisasi dari tugas nyata proyek penyelidikan dan pengamatan gunungapi yang dilaksanakan oleh staf seksi jawa bagian timur, subdit pengamatan gunungapi, direktorat vulkanologi pada tahun anggaran 2001 adalah melakukan penyelidikan dan pengamatn visual puncak dan kegempaan gunungapi Arjuno-Welirang yang berlokasi di wilayah kabupaten malang, mojokerto, dan pasuruan dengan lebih luas …
Salah satu realisasi dari tugas nyata Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi yang dilaksanakan oleh staf seksi Jawa Bagian Timur, Subdit Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, Pada tahun anggaran 2001 adalah melakukan penyelidikan dan pengamatan visual puncak dan kegempaan gunungapi sundoro, yang berlokasi di wilayahkabupaten Temanggung dan Wonosobo, provinsi Jawa Tengah.
Gunung Gede mempunyai tujuh (7) buah kawah di puncaknya. Mereka adalah Kawah Gumuruh, gede, sela, ratu, lanang, baru dan wadon. Kawah yang aktif hingga sekarang adalah Kawah lanang dan wadon. Kawah kawah tersebut berpotongan satu sama lain yang mengindikasikan perkembangan dan perpindahan titik erupsi ke arah Utara.
Gunung Ambang merupakan salah satu gunung api yang terletak dalam jalur gunung api aktif di Minahasa yang terbentuk pada struktur terban tektonik Minahasa di ujung utara lengan Pulau Sulawesi. Jalur gunung api aktif tersebut juga lanjutan dari untaiannya di Pulau Sumatera, Jawa, Kepulauan Nusa Tenggara, Busur Banda dan berlanjut hingga kelompok gunung api aktif di Ternate - Halmahera, Kepulauan…