Pada tanggal 1 Maret 1961 K.P.N Siau/Tagulandang mengirimkan kabar bahwa tanggal 28 Februari jam 22.14 Gunung Api Siau aktif kembali s/d 22.31 keluar awan hitam tinggi sekitar 1500 meter dan bebatuan berpijar ke arah barat setinggi kira-kira 300 m dari puncak gunung dan terdengar gemuruh
Adapun maksud dari pemeriksaan ini ialah pemeriksaan volkanologi terhadap kegiatan gunung Egon dan bila ternjata terdapat perobahan2 penting mengenai keadaan morpologi sekitar puntjak, akan diadakan djuga pemetaan topografi.
Adapun maksud dari pemeriksaan ini ialah pemeriksaan volkanologi terhadap kegiatan gunung Egon dan bila ternjata terdapat perobahan2 penting mengenai keadaan morpologi sekitar puntjak, akan diadakan djuga pemetaan topografi.
Pada tanggal 28 April 1959, M. Pantouw mengirim radiogram yang berisi mengenai perkembangan G. Lokon dan G. Mahawu untuk tetap diperhatikan. G. Lokon selama 10 hari ini terus terjadi letusan selama 10 hari berturut turut. Hal ini menyebabkan rusaknya tanaman rakyat karena jatuhnya abu
Kawah gunung lokon setelah letusan yang berakhir pada tanggal 28 November 1952 berada dalam keadaan tenang selama lebih kurang 5 tahun lamanya. dalam jangka waktu itu, kawah hanya seolah olah hanya sebagai mengaso saja. Mulai Februari 1958 gunung mulai mengadakan letusan-letusan seperti waktu tahun 1951 s/d tahun 1952
Gunung api Soputan termasuk gunung api giat dan merupakan gunung api magmatis yang muncul diatas daratan tinggi Tondano. Sekeliling gunungapi ini terdapat jaring penghubung darat yang menghubungkan tempat-tempat seperti Kawangkoan-Amurang-Tombatu-Ratahan-Langowan-Kawangkoan (Kemmerling, halaman 127) seperti jalan-jalan keliling gunung api itu begitu juga jalan menuju puncak dapat dengan mudah k…
The volcano Awu of the island Sangihe Besar of the Philiphines has a craterlake.
Setelah dalam keadaan padam kira-kira 170 tahun, gunung api Mahawu meletus dengan hebat tanggal 12 Juli 1958 jam 22.44. Dari letusan ini pertama tama di dengar suara gemuruh dan angin kencang. Kemudian dari itu tampak nyala api diatas kawah yang sungguh besar dan hebat sehingga sinarnya menjadikan cahaya terang sampai di pos penjagaan gunung api di kakaskasen kira-kira 3km jarak dari kawah.
Adapun maksud pemeriksaan jang diadakan ialah pemeriksaan volkanologi, mengingat telah beberapa tahun tidak diadakan peməriksaan terhadap kegiatan gunung tersebut ini. Djadi untuk mengetahui perkembangan kegiatannja dan berkenaan dengan adanja pemeriksaan lain2 gunungapi didaerah Flores, maka sesuai dengan rentjana, dalam bulan Oktober 1960 pemeriksaan dapat dilakukan walaupun dalam waktu jang…
Pemasangan seismograf type Drs. De Neve di pos Kakaskasen, perbaikan seismograf type Dr. Ch. E.Stehn di Kajawu dan pemeriksaan gunung-gunung api diseluruh daerah Minahasa dalan bulan Januari-Maret 1956