Dalam Januari bulan & Februari Petrokimia melakukan pengambilan tahun 1990 tim batuan seksi terpilih didaerah komplek G.Batur dan sekitarnya selama satu bulan. Conto batuan basaltik. bersifat andesitik yang diambil umumnya dan Sebagian dari conto batuan yang terpilih telah diperiksa secara petrografi, tetapi dalam laporan ini hasil analisanya tidak dicantumkan. Demikian juga dengan analisa kimi…
G.Lewotobi di Flores Timur, merupakan gunung api aktif dari type strato yang teletak pada posisi geografi 8'34'LS dan 122'47' BT, dengan ketinggian 1703 m dan dua puncaknya masing - masing G. Lewotobi Laki - Laki dan G.Lewotobi Perempuan.
Pos Pengamatan G.Rinjani dibangun pada tahun Anggaran 1993 - 1994, berfungsi sebagai Pos Pengamatan sejak Tgl. 27 Mei 1994, dengan dilengkapi 1 (satu) komponen seismograf PS-2 bersistem kabel. Lokasi Pos Pengamatan termasuk wilayah Desa Sembalun Lawang, Kec. Aikmel, Kab. Lombok Timur.
Penyuluhan vulkanologi G. Kie Besi di P. Makian, Kab. Maluku Utara dilaksanakan pada 12 Juli 1993. Sasaran utama penyuluhan di daerah tersebut sebagai upaya Direktorat Vulkanologi dalam menya-darkan penduduk yang akan bermukim kembali di P. Makian, letusannya pada tanggal 29 30 Juli 1988. Gunungapi tersebut merupakan gunungapi yang dianggap paling bahaya di antara gunun-gapi yang berada di Kabu…
G.Agung terletak di Wilayah Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, adalah gunungapi aktif yang tertinggi di P.Bali. Pengamatan terhadap tingkah laku gunung tersebut, dilakukan dari 3 Pos Pengamatan, yang terletak di Rendang, Budakeling, dan Batulompeh. Selain pengamatan visual juga pengamatan kegempaan/seismik yang dilakukan dari Pos Rendang dengan menggunakan seismograf sistim…
G. Batur terletak dibagian dalam Kaldera Batur, di dalam Kaldera juga terdapat sebuah danau yang terletak disebelah Timur-Tenggara dari puncak G.Batur. Tinnggi puncak G.Batur 1717 m di atas muka laut. Untuk memantau kegiatan G. Batur saat sekarang maupun yang akan datang, telah dibangun sebuah Pos Pengamatan yang dilengkapi dengan satu unit seismograf, yang dioperasikan oleh 2 orang petugas.
Secara visual peningkatan kegiatan G.Lewotobi laki - laki sejak th. 1990 diawali dengan hembusan asap kawah setinggi lk. 200 m di atas puncak yang teramati pada akhir Januari 1990. Kemudian letusan terjadi pada tanggal 17, 18 Februari, 2 dan 3 April 1990. Letusan abu terjadi lagi pada 11 Mei 1991, dan berlanjut samapi dengan 26 Oktober 1991. Setelah istirahat 275 hari, G.Lewotobi Laki - laki me…