Dalam pelita III tahun anggaran 1980/1981, setelah mengadakan penafsiran potret udara dan penelitian lapangan didaerah G. Marapi Jawa Tengah dan G. Batur, Bali. maka kegiatan seksi Pengideraan jauh, Sub Dit. Pemetaan Geologi Gunungapi, Dit. Vulkanologi untuk selanjutnya mengadakan penafsiran potret udara dan citra landsat, kemudian mengadakan penelitian di lapangan di daerah G. Marapi, Sumatra…
The 1883 eruption of Krakatau Volcano in the Sunda Straits was one of the most impressvive eruptions in human history.
The activities and magmatic cycles of the Krakatau Volcanic Complex are closely related to the goology and tectonic position of Strait Sunda, which are more related to Sumatra than to Java. The basoment of Strait Sunda consists of ignimbrites and acid tuffs of 0.1 million year old, and the thormal gradient in and around Sunda Strait is about 6.7°C por 100 meter. Tectonically, strait Sundo is a…
Dalam Agustus ini kita memperingati kenyataan bahwa gunungapi Krakatau seratus tahun yang lalu telah mengalami letusan begitu dasyat hingga ia diketahui dan menarik perhatian seluruh dunia.
Damas Heren. In dese maand augustus herdenken wij het feit, dat de krakatau vulkaan honderd jaar geleden so'n geweldige uitbarsting heeft genas d das ay over de gahale serald bekend en opgemerkt is geworden. Krakatau.(6.2).
Berdasarkan SPPD. No. 582/P?79, tertanggal 24 September 1979 dan SPPD. No. 583/P/79 untuk Sdr. Bustamam yang berkedudukan di Bukittinggi Sumatra Barat bersama - bersama ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan G. Marapi yang baru - baru ini mengadakan letuasan abu, yaiut pada tanggal 11 dan 24 Seotember 1979.
Sehubungan dengan giatnya kembali G. Krakatau sejak akhir Desember 1927, oleh 'Penelitian Gunungapi' di P. Panjang dari Kepulauan Krakatau, mulai Januari 1928 didirikan pos pengamatan sederhana, yang ditempati oleh orang Eropa dan 2 orang pribumi.
Laporan ini disusun dari hasil penyelidikan geologi dengan metode pemetaan geologi teliti sekitar daerah panasbumi Seulawah Agam, Kabupaten Aceh Besar - Daerah Istimewa Aceh.
Pada umumnya letusan bersiaft esploisf, berupa letusan gas atau asap, yang menyemburkan abu, pasir, lapilli kadang - kadang dengan pelontaran bongkah batuan (bom vulkanik). Letusan membawa lelehan lava terjadi antara th 1888 hingga 1919.
Dengan surat perintah Dinas No. 1588/S/78, tertanggal 17 Juli 1978, Sdr. Rochanan dan penulis ditugaskan oleh Kepala Sub Direktorat Vulkanologi untuk melakukan penelitian/pemotretan yang dilengkapo dokumentari film tata warna 88 m. Tugas tersebut dikerjakan sehubungan dengan kegiatan G. Anak Krakatu yang akhir - akhir ini sangat menggelisahkan penduduk disekitarnya.