Dalam rangka pelaksanaan rencana kerja Bagian Proyek Penelitian dan Pemetaan Gunungapi, Triwulan II tahun 1976/1977, penulis ditugaskan ke 0. Rokatenda, P. Palue (Flores) untuk melakukan pemeriksaan dan pemetaan G. Rokatenda dan sekitarnya. Hal ini mengingat sejak permulaan PELITA ta-hun 1969/1970 Bagian Proyek PETAPI belum pernah melakukan pemeriksaan ter-hadap gunung tersebut.
G. Hobal di pantai sebelah selatan P. Lembata yang dinyatakan meletus. P. Lembata termasuk daerah kabupaten Flores bagian timur wilayah NTT merupakan nama baru sebab di peta lama masih tercantum nama P. Lomblem. Tujuan peninjauan ini, pertama penentuan lokasi teliti G.Hombal dan kedua mengusulkan untuk pedoman bagi para peninjau yang akan datang.
Since the recorded activities in the beginning of December 1973 which lasted approximately one year, not a single indication con cerning activity of "Hobal Volcano" (or around the location where the "volcano" has disappeared below sea surface, as it was stated on December 31, 1974) was observed during the year 1975. On March 23, 1976, a radiogram sent by the local administrator to Bandung Headq…
The eruptive activities of Mt. Sirung during the months of May until June are summarized. May 12 An ash eruption took place at 06.00 loc. time; ash showers reached distances of 25 kilometers. The locality of the eruption center was assumed south of the crater lake or east of B crater.
On March 21 and 31 eruptions took place, discharging ash clouds about 1 kilometer high, which then drifted northeast until 5 kilome ters distant. Eruption products composed of ash, sand and lapilli mixed with sul-fur were deposited until a thickness of 2 centimeters above the villages of Lamalota, about 1 kilometer N.NW, and Dokin, about 2 kilo meters SE of the crater.
Dalam rangka palaksanaan rencana kerja Seksi Penelitian dan Pemetaan Gunungapi triwulan I tahun 1975/1976 Sdr. Sajiman bersa-ma penulis ditugaskan ke G. Ili Boleng (+1659 m) di P. Adonara, untuk mengadakan penelitian gunung ini. Pekerjaan ini dilaksanakan juga sehubungan dengan telegram Sdr. Bupati K.D.H. Tk. II Flores Timur, karena peningkatan kegiatan gunungapi tersebut sejak bulan Nopember 1…
Tujuan penyelidikan ini yaitu menghasilkan Peta Kawasan Rawan Bencana G. Bobo yang diharapkan dapat diterapkan untuk mengantisipasi bahaya yang mungkin terjadi disekitar gunungapi akibat letusannya dan merupakan rekomendasi bagi Investor/Instansi pemerintah lainnya dalam rangka menyusun rencana pembangunan secara umum dan rencana detail tata ruang daerah disekitar Gunungapi Bobo, Kab. Ngada di …
Manifestasi di lapangan aktifitas vulkanik G.Sirung saat sekarang berupa kegiatan solfatara di dalam kawah - kawahnya, dibandingkan dengan data penelitian terdahulu tidak mengalami perubahan. Dari data visual seperti tinggi asap dan data hasil pengukuran suhu solfatara antara 1994 -1999, peningkatan aktifitas solfatara/kawah telah terjadi pada Oktober 1995, Juni dan Agustus 1997. Sedangkan dari…
Maksud kegiatan ini sebagai realisasi dari Proyek Pengembangan Pertambangan dan Energi NTB dan NTT sesuai dengan tugas dan fungsi kanwil, untuk itu maka perlu dilakukan pemantauan/pengawasan untuk mengetahui antara lain sejauh mana penerapan daerah bahaya gunungapi (kawasan rawan bencana gunungapi), kaitannya dengan pengembangan lingkungan pembangunan di sekitar gunungapi.
Kegiatan pemantauan dan penyuluhan ini dilakukan pada lokasi akibat letusan G. Lewotobi Laki - laki (+1584m) pada 1 Juli 1999 pukul 10.59 WITA, yang telah menimbulkan kebakaran hutan akibat lontaran bom vulkanik (batu pijar). Kegiatan penyuluhan gunungapi telah dilakukan bagi masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan Daerah Bahaya.