Gunungapi Sinabung digolongkan sebagai gunungapi Tipe B, karena sejak tahun 1600-an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Gunungapi ini memiliki 4 buah kawah utama di bagian puncak dan termasuk gunungapi strato volcano (gunungapi berlapis, berselang seling antara leleran lava dan piroklastik pada tiap-tiap periode letusannya). Aktivitas terakhir (hingga 26 Agustus 2010) Gunungapi Sinabu…
Gunungapi Anak Krakatau sejak muncul 11 Juni 2012, telah mengalami erupsi lebih dari 100 kali baik bersifat eksploasif maupun efusif. Dar sejumlah letusan tersebut pada umumnya titik letusan selalu berpindah-pindah di sekitar tubuh kerucutnya. Waktu istirahat berkisar antara 1-6 tahun dan umumnya terjadi 4 tahun sekali berupa letusan abu dan leleran lava. Dalam 4 tahun terakhir, letusan G. Ana…
Sebagai negara kepulauan, Indonesia yang terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik aktif utama memiliki 127 gunungapi aktif yang membentuk busur gunungapi tersebar dari Pulau SUmatera, menyambung ke Pulau JAwa, BAli dan Nusa Tenggara, Halmaheram dan Sulawesi Utara. Jika terjadi erupsi, akan berpotensi menyebabkan bencana bagi penduduk di sekitaranya. Dalam upaya mitigasi salah satu upaya terp…
Sebagai negara keuplauan, Indonesia yang terletak di perteuan tiga lempeng tektonik aktif utama memiliki 127 gunungapi katif yang membentuk busur gunungapi tersebar dari Pulau Sumatera nyambung ke Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Halmahera, dan Sulawesi Utara. Jika terjadi erupsi, akan berpotensi menyebabkan bencana bagi penduduk disekitarnya. Dalam upaya mitigasi salah satu upaya terpenting…
Gunungapi Krakatau adalah gunungapi aktif tipe A yang terletak di Selat Sunda. Secara adminisratif posisi gunungapi ini termasuk wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Dalam catatan sejarah letusannya, gunungapi ini termasuk gunung api yang sangat sering meletus. Letusannya dapat berisfat efusif yang berupa aliran lava, juga berisfat eksplosif yang berupa jatuhan piroklastika. Den…
G. Karangetang merupakan gunungapi paling aktif di kawasan Sulawesi Utara tingkat aktifitas vulkanik G. Karangetang sejak 3 September 2013 adalah SIAGA (LEVEL III). Pertumbuhan kubah lava yang terkadang di ikuti guguran/leleran lava pijar dan kejadian awan panas guguran menjadi salah satu karakteristiknya. Dalam kegiatannya tercatat beberapa kali mengakibatkan korban Jiwa. Korban jiwa terbanyak…
Pemetaan Zona Risiko Bahaya Gunung api Mahawu dan sekitarnya dilakukan pada pertengahan bulan Mei 1998 hingga pertengahan bulan Juni 1998, dalam rangka pelaksanaan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunung api, PELITA VI Tahun Anggaran 1998/1999 tahun ke 4. Pemetaan ini dilakukan oleh Seksi Pemetaan Daerah Bahaya, Sub Direktorat Pemetaan Gunung api, Direktorat Vulkanologi, dengan susunan Team p…
Gunungapi Pagerkandang dan kawah Sileri merupakan salah satu gunungapi aktif yang terdapat di komplek gunungapi Dieng. AKtivitas gunungapi yang terdapat pada kawah Pagerkandang berupa hembusan solfatara/fumarola, daerah ini dijadikan lahan pertanian oleh penduduk setempat. Demikian pula pada kawah SIleri aktivitasnya masih ada berupa gumpalan-gumpalan air dan hembusan solfara/fumarola, disekita…
Gunungapi Sangeangapi adalah salah satu gunungapi Tipe A yang ada di Nusa Tenggara BArat, gunungapi lainnya ialah G. RInjani dan G. Tambora. G. Sangeangapi adalah gunungapi tipe strato yang terbentuk di dalam kaldera purba. Kaldera ini masih utuh di bagian utara dan timur dengan sisa di sebelah barat, barat daya (Doro Monggo) dan sedikit di sebelah selatan mengenggara (Doro Montoi), secara kese…
Aktivitas kegempaan G. Lewotobi perempuan dipantau secara kontinyu melalui seismograf VR 60 dengan modul pemancar dipasang pada lereng gunungapi sebelah barat laut, sedang modul penerima di pasang di Pos PGA Lewotobi. Gempa Vulkanik Dalam (VA) jumlahnya selama periode Januari-April 2014 masih dibawah 5 (lima) kejadian/hari. Peningkatan jumlah gempa ini tidak diikuti oleh kenaikan aktivitas vulk…