Pemetaan kawasan rawan bencana gunungapi dimaksudkan untuk membuat batas-batas daerah yang kemungkinan dapat terlanda oleh erupsi gunungapi baik yang berupa bahaya langsung, maupun bahaya tidak langsung daerah bahaya G. Sumbing sebelumnya telah dipetakan oleh P. Kasturian dan A. Djuhara pada tahun 1981, lemudian diperbaharui oleh S. Hamidi, A. Djuhara dan A. Martono pada 1989.
Daerah gunungapi selain dapat menimbulkan bencana juga memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Di dalam masa pembangunan ini perlu kiranya dilakukan usaha untuk membantu penyusunan tata ruang dan tata guna lahan di daerah gunungapi sehingga manfaatnya bagi kesejahteraan hidup dapat dipergunakan seoptimal mungkin, namun risiko bahaya gunungapinya dapat ditekan seminimal mungkin.
Gunungapi Galunggung (2168 m dpl) termasuk gunungapi tipe A yang berbentuk strato, mempunyai kerucut sinder di dalam danau kawahnya yang terletak di bagian puncaknya serta kawah besar berbentuk telapak kaki kuda yang menghadap ke arah tenggara. Sebelum letusan tahun 1982/1983 terdapat beberapa kawah antara lain: kawah Guntur, kawah siang, kawah warirang, kawah karso, kawah cekok dan kawah Hejo …
G. Guntur merupakan salah satu gunungapi aktif termuda yang ada di dalam kompleks G.Guntur. Letusan terakhir terjadi pada tahun 1847 berupa letusan efusif yang menghasilkan lava, dan sampai saat ini kegiatan letusan tersebut tidk/ belum terjadi lagi, yang ada berupa solfatara/fumarola. Sejak letusan terakhir hingga sekarang gunungapi ini telah beristirahat selama 154 tahun, dan selama waktu ter…
gunung guntur merupakan salah satu nama puncak yang masih aktif dari suatu kelompok besar gunung. Kelompok gunung ini di sebelah utara berbatasan dengan dataran tinggi Leles, sedangkan di sebelah timur dan selatan berbatasan dengan dataran tinggi Garut.
Gunung Galunggung dengan puncak tertinggi 2168 m diatas permukaan laut merupakan salah satu gunungapi aktif di Jawa Barat. Gunungapi ini terletak lebih kurang 17 km sebelah barat laut kota Tasikmalaya. Bentang alam perbukitan sepuluh ribu Tasikmalaya, terbentuk sebagai akibat letusan besar 4200 tahun yang lalu [Bronto, 1989], dimana bagian timur tenggara kerucut gunungapi melongsor sehingga mem…
Secara geologi wilayah Indonesia sangat kompleks, terletak pada pertemuan tiga lempeng besar tektonik, yaitu Lempeng Eropa-Asia, Hindia- Australia dan Pasifik. Pertemuan ketiga lempeng tersebut sangat berperan dalam proses pembentukan gunungapi sebagai sumber panas bumi di Indonesia. Pemunculan sumber panas bumi di dunia sebagian besar berasosiasi dengan gunungapi yang masih aktif maupun yang …
Kegiatan survai rinci geokimia (Pertagastech) di daerah panas bumi Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, merupakan bagian dari upaya pemerintah mengurangi resiko eksplorasi panas bumi di sisi hulu. dimaksudkan untuk mendapatkan sifat fisik dan kimia manifestasi panas bumi, serta kandungan Hg, Arsen dan H2S pada udara tanah, bertujuan untuk mengetahui karakteristik fluida, …
Secara geologi wilayah Indonesia sangat kompleks, terletak pada pertemuan tiga lempeng besar tektonik, yaitu Lempeng Eropa-Asia, Hindia-Australia dan Pasifik. Pertemuan ketiga lempeng tersebut sangat berperan dalam proses pembentukan gunungapi sebagai sumber panas bumi di Indonesia.Pemunculan sumber panas bumi di dunia sebagian besar berasosiasi dengan gunungapi yang masih aktif maupun yang sud…
Komposisi kimia dari beberapa mata air panas dapat mengindikasikan kemungkinan bentuk alur hidrologi, akan memberikan pola data jenis manifestasi dan karakteristik kimiawi yang diperlukan untuk merefleksikan derajat pencampuran antara air dingin permukaan dengan aliran air panas yang berasal dari reservoir panas bumi (Wohletz, K. and Heiken, G, 1992). Jenis kenampakan gejala panas bumi yang mun…