Dalam Anggaran tahun 1995 - 1996 di Seksi Bali dan Nusatenggara terdapat beberapa gunungapi yang seismografnya tidak berfungsi baik, sehingga Pimpinan Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi mengambil langkah perbaikan/penyempurnaan perangkat seismograf. Tujuan ini dimaksudkan agar pemantauan kegempaan gunungapi, khususnya di Bali dan Nusatenggara dapat norma…
Seksi Pemetaan Topografi, Sub. Dit. Pemetaan gunungapi dalam tahun anggaran 1995/1996 sesion satu melakukan Pemetaan Situasi Topografi Puncak/Kawah Gunung Batur di Pulau Bali. Tujuannya yaitu untuk mendapatkan/membuat Peta Situasi Topografi Puncak/Kawah Gunung Batur yang baru setelah terjadi letusan bulan Agustus 1994 guna menunjang berbagi disiplin ilmu khususnya dilingkungan Direktorat Vulkan…
G. Ebulobo terletak di Flores Barat, termasuk dalam tipe strato dimana material hasil letusannya berselang seling dengan aliran lava sehingga terbentuklah tubuh gunungapi seperti yang terlihat sekarang. Aktivitas G.Ebulobo dipantau dari Pos Vulkanologi yang terletak dibagian barat gunung, pada jarak 2 km dan ketinggian 800 m. Pengamatan dilakukan baik secara visual maupun dengan menggunakan ala…
G.Lereboleng di Flores Timur, merupakan gunung api aktif dari type strato yang terletak pada posisi geografi 8'21'0.25' Lintang Selatan dan 122'50.5' Bujur Timur dengan ketinggian puncaknya 1117 meter diatas muka laut. Segi pemantauan kegiatan gunungapi dilakukan dengan metoda seismik. Untuk mengetahui struktur dalam gunungapi tersebut maka dicoba diterapkan metoda magnetik, dengan melakukan ma…
Seksi Pemetaan Topografi, Sub Direktorat Pemetaan Gunungapi dalam tahun anggaran 1995/1996 merencanakan melakukan Pemetaan Situasi Topografi Laharan G.Rinjani di Pulau Lombok, NTB. Sungai yang direncanakan yaitu Koko Putih, dimana sungai ini merupakan satu-satunya sungai yang berhulu dari kawah Danau Segara Anak G.Rinjani.
Maksud penyelidikan/pemantauan daerah bahaya komplek G.Tambora ini adalah merupakan pelaksanaan tugas dan fungsi Seksi Geologi Umum dan Vulkanologi serta realisasi Pelimpahan Sebagian Wewenang Direktorat Jenderal Geologi dan Sumberdaya Mineral kepada Kanwil Departemen Pertambangan dan Energi mengenai Pemantauan Gunungapi.
Mengingat ada beberapa seismograf di Wilayah Bali dan Nusatenggara mengalami kerusakan, yang salah satunya adalah di G.Leroboleng, sehingga Pimpinan Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, Bandung menetapkan langkah prioritas perbaikan seismograf. Tujuan ini dimaksudkan agar pemantauan kegempaan gunungapi dapat berfungsi.
Untuk memantau kegiatan G. Batur telah dibangun sebuah Pos Pengamatan yang terletak di Desa Panelokan, Kecamatan Kintamani, lokasi Pos lk. 3 km dari puncak G.Batur, di dinding Selatan Kaldera Batur. Pengamatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kawah, pengukuran suhu, dan pengamatan gempa disamping pengamatan visual. Pelaksanaan kerja kegiatan pokok pengamatan meliputi pengumpulan data, pengol…
Maksud dari kegiatan G. Agung dan G. Batur adalah sebagai realisasi salah satu kegiatan Proyek Pengamatan Pertambangan dan Energi Bali, NTB, NTT, dan Tim -tim tahun Anggaran 1994 - 1995. Tujuannya adalah untuk megetahui perkembangan kegiatan yang terjadi pada Gunungapi Agung dan Gunungapi Batur berdasarkan pengamatan visual, pengukuran suhu, dan pemantauan daerah waspada maupun terlarang.