Pemeriksaan dan pengukuran suhu solfatara/fumarola di kawah G. Gede adalah dalam rangka realisasi pelaksanaan tugas Triwulan I, Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunung api tahun 1985/86, wilayah Sumatra dan Jawa bagian Barat. Selain dari pada itu untuk mengetahui sampai dimana tingkat kegiatannya dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya.
Kegiatan penyelidikan S.P di Guntur, merupakan lanjutan penyelidikan terdahulu, yaitu penyelidikan S.P di Puncak Kancah nangkub yang merupakan sebagian dari puncak Komplek G.Guntur. Adapun puncak Kancah nangkub di dalam Komplek G.Guntur disebut G.Parukuyan.
Pengamatan visual G.Lamongan dikerjakan setiap saat dan menggunakan alat sebuah teropong. Ukuran suhu udara menggunakan termometer, pengukur air hujan adalah gelas pengukur air hujan, dan petunjuk arah angin pengamatan langsung. Termometer, tabung air dan arah angin dibaca/dicatat tiap pkl 06.00, 12.00 dan 18.00.
G.Sumbing pada waktu pemeriksaan masih tetap normal. Asap solfatara pada umumnya putih tipis dengan tekanan gas lemah, ketinggian asap maksimum 10 m dari permukaan dan minimum 4 m. Suhu solfatara tercatat minimum 90'C dan maksimum 110'C, sedangkan suhu air panas di dasar kawah terukur minimum 75'C dan maksimum 87'C.
Gunung Papandayan terletak dalam deretan gunungapi Priangan Selatan, hampir tepat sebelah selatan G.Guntur dan dihubungkan dengan tetangganya sebelah timur G.Cikuray yang menjulang tinggi puncaknya berbentuk kerucut.
Berdasarkan SPPD No 2541/P/1984 penulis ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu kawah - kawah di Datarang Tinggi Dieng selama 30 hari. Maksud dilakukan pemeriksaan tersebut ialah untuk mengetahui tingkat kegiatan pada waktu itu dibandingkan dengan sebelumnya.
G.Bromo menunjukkan kegiatan yang benar - benar tenang. Sedangkan pemeriksaan Mei 1984 melaporkan bahwa letusan - letusan terjadi dari 12 s/d 31 Mei. Abu yang dihasilkan oleh letusan tersebut terendap di sekitar kawah. Di bibir kawah setebal lk 1 m.
Penulis bersama Sdr. Sumaryanto mendapat tugas dari Pimpinan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi melakukan pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu solfatara di G. Sumbing dan G. Sundoro di Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung. Maksud pemeriksaan untuk mendapatkan data kegiatan G. Sumbing dan perobahan puncak, dibandingkan dengan hasil pendakian 12 Juli 1980 oleh Sdr. Semeru Harto.…
Pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu dilakukan untuk mengetahui tingkat kegiatan G. Guntur dan G. Papandayan dibandingkan dengan keadaan sebelumnya, yaitu berdasarkan keadaan kawah, solfatara dan suhunya.
Pekerjaan lapangan selain melakukan pemeriksaan kawah (puncak) juga pemeriksaan lembah sungai yang berhulu dari daerah puncak serta sensus penduduk yang pemukimannya berdekatan dengan sungai tersebut.