G. Lokon pada waktu ini berada dalam taraf kegiatan. Letusan-letusannya tergolong phrantik yang juga menyebabkan letusan magmatik ataupun sebaliknya. Erupsi uap air ini melemparkan bahan-bahan yang sudah berada didalam kawahnya dan mengingat sifatnya yang sekunder itu lebih sering terjadi setelah turun hujan selama musim hujan
Berisi foto-foto Kawah Masem Tahun 1954
Berisi foto-foto G. Batuangus tahun 1954
Berdasar hasil penyelidikan hidrogeologi, terutama lokasi titik pengeboran terletak di desa tertinggal yang kekurangan air dan atau daerah sulit air, kemudahan transportasi alat pengeboran dan lahan yang tersedia, titik lokasi pengeboran air tanah di tentukan di Dusun Simbangjati, Desa Simbangjati, Kecamatan Tulis dengan kedalaman sumur sekitar 130 m bmt. Debit sumur yang diharapkan sekitar 1,1…