Komplek kaldera ijen merupakan kompleks gunungapi yang sudah menarik perhatian para ahli sejak zaman belanda. Wilayah ini sangat indah pemandangannya sehingga merupakan salah satu objek wisata alam yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan dalam negeri maupun dari manca negara..
Gunung Ijen merupakan kerucut gunungapi yang muncul paska pembentukan kaldera Ijen. Gunungapi ini berada pada lereng barat G. Merapi, sebelah timur G. Widodaren, dan sebelah selatan G.Papak. G. Merapi dan G. Ijen tumbuh sebagai kerucut-kerucut gunungapi di dinding kaldera Ijen bagian selatan. Kastiman Sitorus (1990) menyatakan bahwa G.Ijen muncul dan mendobrak lereng barat G. Merapi.
Kondisi geologi di wilayah kaldera Ijen sangat komplek dan rumit sehingga wilayah ini masih merupakan objek penelitian yang tiada habisnya. Penyelidikan di wilayah ini telah banyak dilakukan oleh para ahli yang berasal dari berbagai negara sejak zaman belanda sampai sekarang. Karena cakupan daerahnya yang sangat luas sehingga untuk mempelajari geologi secara teliti memerlukan waktu yang cukup l…
Air danau kawah G. Ijen mempunyai derajat keasaman yang sangat tinggi (PH,0,7). Air danau kawah ini merembes ke hulu sungai banyupait yang kemudian mengalir melewati kaldera ijen dan menembus dindingnya sampai keselat Madura. Nama sungai banyupait berubah menjadi sungai Banyuputih setelah melewati dinding Kaldera Ijen.
Komplek gunungapi Ijen merupakan gunungapi strato yang terletak di ujung timur pulau Jawa, dengan karakteristik yang khas berbeda dari gunungapi lainnya di Indonesia. Komplek gunungapi Ijen adalah suatu komplek gunungapi yang terdiri dari beberapa gunungapi yang tumbuh disekitar dinding kaldera dan didalam kaldera Ijen tua. Kawah ijen adalah salah satu gunungapi yang sampai saat ini masih aktif…
Belerang merupakan salah satu hasil dari aktivitas magmatik yang terjadi pada gunungapi. Solfatara gunung kawah ijen yang mempunyai suhu lebih dari 200 C menghasilkan endapan belerang sebagai hasil proses sublimasi di permukaan, namun demikian sebagian besar gas solfatara dari gunung ini masih dilepaskan ke udara bebas.
G. Merapi adalah gunungapi yang sangat aktif terdapat di Indonesia. Gunungapi ini meletus dengan kisaran waktu sekitar dua tahun sekali dengan menghasilkan aliran piroklastika guguran lava atau biasa disebut oleh penduduk setempat "Wedhus gembel". Tipe letusan seperti ini merupakan ciri khas dari G. Merapi setelah tahun 1901.
G. Kelud adalah gunungapi tipr A yang sering meletus dengan kisaran waktu yang rata rata antara 1-20 tahun, terutama sesudah 1300 M. Catatan aktivitas gunungapi ini dalam sejarah manusia dimulai pada 1000 M. Sejk saat ini minimal telah terjadi letusan 31 kli letusan besar dan kecil. Letusan letusan tersebut berasal dari kawah pusat yang telah terdapat danau kawah pada puncaknya.
Dataran tinggi pegunungan dieng merupakan wilayah yang sangat menarik untuk dikunjungi, karena alamnya yang indah bersuhu dingin serta merupakan daerah perkebunan kentang dan sayuran yang cukup terkenal di jawa tengah. Tanahnya yang subur tersusun oleh endapan batuan vulkanik menarik untuk diusahakan sebagai lahan perkebunan sayuran sehingga sebagian besar wilayah ini dijadikan perkebunan.
Gunung Ijen adalah gunungapi yang masih aktif sampai saat ini di kompleks kaldera Ijen (G.Kendeng). G Ijen adalah salah satu kerucut gunungapi dari 22 kerucut gunungapi yang terdapat dalam kompleks ini. Gunungapi ini mempunyai dananu kawah di puncaknya yang merupakan kawah terakhir yang terbentuk dari beberapakali perpindahan kawah-kawah yang pernah terjadi.