Pada Tahun 2007 G. Kelud dalam erupsinya menghasilkan kubah lava. Hal ini telah mengalami perubahan tipe rupsi yang erupsi sebelumnya selama kurun waktu minimal 2000 tahun terjadi erupsi eksplosif. Tetapi pada erupsi 2007 menjadi erupsi efusif yang menghasilkan kubah lava. Analisis kimia dari kubah lava tersebut perlu dilakukan untuk mengetahui komposisi kimia majornya dan susunan mineralogi.
Menjelang erupsi 2007 tanda-tanda yang dapat dikenali secara visual yaitu dengan terjadi adanya perubahan warna air danau kawah dari warna hijau berubah menjadi kuning pada pertengahan bulan Agustus 2007 yang kemudian juga diikuti oleh perubahan temperatur yang terus mengalami perubahan secara perlahan tapi pasti menjadi lebih tinggi disertai terdapatnya bualan-buaan gas di tengah danau kawah.
Gunungapi Kelud adalah gunungapi aktif tipe A yang sering meletus. Letusan terakhir terjadi pada tahun 1990 yang menumpahkan seluruh air danau kawah yang kemudian diikuti oleh letusan eksplosif. Gunungapi tipe A lainnya yang terdapat di sekitar wilayah ini adalah G. Arjuno - Welirang yang dalam catatan sejarah tidak pernah meletus eksplosif secara hebat.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi salah satu tugas dan fungsinya adalah melakukan pengamatan dan penyelidikan gunung-gunungapi aktif di seluruh Indonesia, baik yang sering meletus maupun yang sudah lama tidak meletus tapi masih berpotensi meletus. Khususnya gunung-gunungapi yang pada catatan sejarahnya sering meletus dan pada daerah sekitarnya telah dipadati penduduk yang bermukin …
Komplek kaldera ijen merupakan kompleks gunungapi yang sudah menarik perhatian para ahli sejak zaman belanda. Wilayah ini sangat indah pemandangannya sehingga merupakan salah satu objek wisata alam yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan dalam negeri maupun dari manca negara..
Gunung Ijen merupakan kerucut gunungapi yang muncul paska pembentukan kaldera Ijen. Gunungapi ini berada pada lereng barat G. Merapi, sebelah timur G. Widodaren, dan sebelah selatan G.Papak. G. Merapi dan G. Ijen tumbuh sebagai kerucut-kerucut gunungapi di dinding kaldera Ijen bagian selatan. Kastiman Sitorus (1990) menyatakan bahwa G.Ijen muncul dan mendobrak lereng barat G. Merapi.
Kondisi geologi di wilayah kaldera Ijen sangat komplek dan rumit sehingga wilayah ini masih merupakan objek penelitian yang tiada habisnya. Penyelidikan di wilayah ini telah banyak dilakukan oleh para ahli yang berasal dari berbagai negara sejak zaman belanda sampai sekarang. Karena cakupan daerahnya yang sangat luas sehingga untuk mempelajari geologi secara teliti memerlukan waktu yang cukup l…
Air danau kawah G. Ijen mempunyai derajat keasaman yang sangat tinggi (PH,0,7). Air danau kawah ini merembes ke hulu sungai banyupait yang kemudian mengalir melewati kaldera ijen dan menembus dindingnya sampai keselat Madura. Nama sungai banyupait berubah menjadi sungai Banyuputih setelah melewati dinding Kaldera Ijen.
Komplek gunungapi Ijen merupakan gunungapi strato yang terletak di ujung timur pulau Jawa, dengan karakteristik yang khas berbeda dari gunungapi lainnya di Indonesia. Komplek gunungapi Ijen adalah suatu komplek gunungapi yang terdiri dari beberapa gunungapi yang tumbuh disekitar dinding kaldera dan didalam kaldera Ijen tua. Kawah ijen adalah salah satu gunungapi yang sampai saat ini masih aktif…
Belerang merupakan salah satu hasil dari aktivitas magmatik yang terjadi pada gunungapi. Solfatara gunung kawah ijen yang mempunyai suhu lebih dari 200 C menghasilkan endapan belerang sebagai hasil proses sublimasi di permukaan, namun demikian sebagian besar gas solfatara dari gunung ini masih dilepaskan ke udara bebas.