Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, pada akhir Juni 1986 bekerja sama dengan United State Geological Survey (USGS) memasang termometer dengan sistem telemetri (Telethermometer) di G. Kelut.
Dalam pelaksanaan lapangan, tim pemeta dibagi tiga sub tim, masing - masing Sub tim 9 mengerjakan lereng bagian selatan - barat laut, meliputi daerah Karangtumaritis, Arjuna, dan Cileuleuy. Sub tim II mengerjakan daerah puncak dan daerah bukaan kawah, meliputi daerah Bayongbong dan sekitarnya. Sedangkan Sub tim III mengerjakan lereng bagian selatan dan timur G.Papandayan, meliputi daerah Wonogi…
Merupakan rangkaian penyelidikan petrokimia di G.Kelut yang pertama dimulai sejak 12-24 Juni 1986 dengan pelak- sana terdiri atas Ir.MZ.Sjarifudin (394/P/86), Rakimin II BSc.(393/P/86), Dedi Supriadi (392/P/86) dan yang kedua dimulai 16-30 Juli 1986 terdiri atas Ir.MZ. Sjarifudin (729/P/86) dan Achmad Sutisna (730/P/86).
Merupakan rangkaian penyelidikan petrokimia di G.Kelut yang pertama dimulai sejak 12-24 Juni 1986 dengan pelak- sana terdiri atas Ir.MZ.Sjarifudin (394/P/86), Rakimin II BSc.(393/P/86), Dedi Supriadi (392/P/86) dan yang kedua dimulai 16-30 Juli 1986 terdiri atas Ir.MZ. Sjarifudin (729/P/86) dan Achmad Sutisna (730/P/86).
G. Raung merupakan salah satu gunungapi giat tipe A di Indonesia. Secara administratif gunung ini terletak di dalam wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sedang-kan secara geografi letaknya pada 8° 73' Lintang Sela-tan dan 114° 24' Bujur Timur
Pemetaan itu meliputi pengumpulan data geologi, berupa stratigrafi, struktur geologi dan penyebaran hasil kegiatannya. Hasil dari penyelidikan ini diharapkan dapat menunjang penyelidikan lainnya.
Pekerjaan perbaikan peralatan survey Geomagnit dilapangan ini dilaksanakan bulan Juni 1986 berdasarkan surat perintah perjalanan dinas SFFD No. 425/2/1986 adalah merupakan kelanjutan dan penyempumaan pekerjaan terakhir sebelumya yang disana sini masih terdapat kekurangan disebabkan keterbatasan waktu pelaksanaan pekerjaan dan biaya.
Berdasarkan berita yang diterima dari Pos Pengamatan G. Merapi di Plawangan yang melaporkan adanya kemungkinan kerusakan pada peralatan geomagnet dari stasion lapangan Jumoyo yang selama beberapa waktu tidak berfungsi.
Peramalan letusan gunungapi merupakan suatu tugas yang sangat sulit untuk dicapai ketepatannya. Oleh karena itu un-tuk mendukungnya diperlukan sebanyak mungkin hasil pengamat-an gejala vulkaniknya. Khususnya G. Lamongan yang relatif 'sering' menghasilkan letusan samping dibandingkan dengan gunungapi lainnya, segala gejala vulkaniknya perlu diamati secara sinambung. Tetapi pada waktu ini baru te…
Sehubungan dengan program kerja Seksi Vulkano Fisika, Sub Direktorat Analisa Gunungapi, Direktorat Vulkanologi pada Pelita IV tahun-III 1986-1987, pada tanggal 30 April 1986 selama 11 hari regu Potensial Diri, Tim Vulkano Fisika, berangkat ke Yogyakarta ( G. Merapi) untuk melakukan pengukuran Potensial Diri pada jalur Gendol - Woro. Tujuan penyelidikan ini untuk memonitor aktifitas Potensial D…