G. Batur meletus pada tgl. 12 Maret 1974, dan lava meleler. Penyebaran leleran lava jauhnya mencapai 2.000 m dan lebar maksimum 900 m (lebar rata rata 500 m). Tebalnya setelah diadakan pengukuran lanjutan sebagai berikut: tebal bagian ujung timur rata rata 4 m, bagian tengah lk. 10 m dan pada tepi ujung sebelah barat rata rata 7 m, tebal rata rata seluruhnya 7 m. Penyebaran leleran lava 1974 in…
Dalam pelaksanaan rencana kerja Seksi Penelitian dan Pemetaan Gunungapi triwulan I tahun 1975/1976 Sdr. Tumpal Situmorang dan Sdr. Sajiman bersama penulis ditugaskan ke G. Hobal dan G. Ili Werung di P. Lomblem, untuk mengadakan penelitian gunung - gunung tersebut. Pekerjaan ini dilakukan sehubungan dengan pemunculan gunungapi baru di dekat G.Ili Werung sejak bulan Desember 1973 dan kegiatannya …
Pemeriksaan terhadap G. Ili Boleng dilaksanakan sehubungan dengan laporan Sdr. M. A. Da Silva, seorang petugas dari Seksi Pengawasan Gunungapi di Ende (Flores). Laporan itu ditujukan kepada Pemerintah Daerah Setempat, mengenai letusan G. Ili Boleng pada tanggal 13 Juni 1975 yang lebih dahsyat jika dibandingkan dengan letusan yang pernah terjadi pada tanggal 21 dan 31 maret 1975.
G. Banda Api yang merupakan ujung dari jalur gunungapi yang disebut "Busur Banda" baru pertama kali ini diamati kegiatan gompabuminya dengan sebuah seismograp elektromagnit yang cukup peka. Pengamatan yang terus menerus secara tetap dilakukan dengan sebuah seismograp mekanik "SPINDLER & HOYER". Pengamatan yang dilakukan pada kesempatan ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kegiatan gempa …
Dalam rangka pelaksanaan rencana kerja Bagian Proyek Penelitian dan Pemetaan Gunungapi, Triwulan II tahun 1976/1977, penulis ditugaskan ke 0. Rokatenda, P. Palue (Flores) untuk melakukan pemeriksaan dan pemetaan G. Rokatenda dan sekitarnya. Hal ini mengingat sejak permulaan PELITA ta-hun 1969/1970 Bagian Proyek PETAPI belum pernah melakukan pemeriksaan ter-hadap gunung tersebut.
Kegiatan penyelidikan tanah liat untuk industri bata/genteng di Kabupaten Kotawaringin Barat merupakan kelanjutan dari kegiatan terdahulu. Pemilihan lokasi kegiatan di Desa Bumi Harja sungai Rangit ini didasarkan atas pertimbangan keterdapatan bahan baku/tanah liat, perkembangan industri bata/genteng yang ada dan ketersediaan tenaga kerja, kemudahan transportasi dan pengembangan wilayah dimasa …
Dalam rangka palaksanaan rencana kerja Seksi Penelitian dan Pemetaan Gunungapi triwulan I tahun 1975/1976 Sdr. Sajiman bersa-ma penulis ditugaskan ke G. Ili Boleng (+1659 m) di P. Adonara, untuk mengadakan penelitian gunung ini. Pekerjaan ini dilaksanakan juga sehubungan dengan telegram Sdr. Bupati K.D.H. Tk. II Flores Timur, karena peningkatan kegiatan gunungapi tersebut sejak bulan Nopember 1…
Tujuan penyelidikan ini yaitu menghasilkan Peta Kawasan Rawan Bencana G. Bobo yang diharapkan dapat diterapkan untuk mengantisipasi bahaya yang mungkin terjadi disekitar gunungapi akibat letusannya dan merupakan rekomendasi bagi Investor/Instansi pemerintah lainnya dalam rangka menyusun rencana pembangunan secara umum dan rencana detail tata ruang daerah disekitar Gunungapi Bobo, Kab. Ngada di …
Salah satu realisasi dari tugas Proyek Mitigasi Bencana Geologi yang dilaksanakan oleh Direktorat Vulkanologi pada tahun Anggaran 1999/2000, adalah mengadakan evaluasi tentang mitigasi kegiatan G. Batur selama tahun 1999, yang terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali.
G. Iya dipantau/diamati secara menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi, yang terdapat 5 km sebelah utara G. Iya, tepatnya di Jalan Ikan Paus, Ende. Pengamatan dilakukan baik secara visual maupun kegempaan. Pengamatan kegempaan dilakukan dengan seperangkat seismograf model PS-2 bersistem telemetri.