Dalam laporan kerja lapangan ini masih menitik beratkan tentang pengadaan bahan-bahan informasi untuk penyuluhan Vulkanologi/Gunung api, terutama melakukan kegiatan pengamatan dan pendataan kependudukan yang terletak di dalam daerah bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan daerah waspada (Kawasan Rawan Bencana I) G. Ambang. Posisi Geografi Gunung api tipe A ini, terletak pada 0° 44' 30" LU dan 1…
Penyusunan laporan Gunung api Karangetang dibuat sebagai realisasi dari hasil Petrokimia Gas Gunung api. Penyelidikan ini dimulai pada tanggal 20 Desember 1996 sampai dengan 8 Januari 1997, sesuai dengan rencana Seksi Petrokimia dan Gas yang tercakup dalam Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunung api Tahun Anggaran 1996/1997. Kegiatan penyelidikan geokimia gas gunungapi dilakukan dengan bebera…
Awu merupakan gunungapi yang menempati posisi paling utara di Propinsi Sulawesi Utara, serta merupakan bagian akhir dari rangkaian gugusan Sangihe-Talaud. Setiap letusannya hampir selalu mengakibatkan korban jiwa, meskipun kegiatannya hanya berlangsung beberapa hari. Sehingga tipe letusannyalah yang dianggap sebagai sumber dari bencana tersebut. Dalam setiap letusannya selalu disertai lahar let…
Jajaran gunung api aktif di kepulauan sangir antara lain G. Ruang, G. Banua Wuhu, G. Siau (Karangetang) dan G. Awu. Morfologi di kepulauan ini yaitu vulkanik muda, sedangkan keadaan tektonik di daerah ini dibentuk oleh 4 pertemuan lempeng litosfer yaitu Eurasia, Filipina, India dan Pasifik. Zone Beniof memanjang sejauh 230 km dengan sudut sekitar 45 derajat di bawah lempeng FIlipina. Gunungapi …
Laporan ini dimaksudkan sebagai realisasi dari hasil penyelidikan petrokimia G. Soputan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara mulai tanggal 30 April - 19 Mei 1994 dalam rangka pelaksanaan proyek Penyelidikan Gunung Api dan Panas Bumi Tahun anggaran 1994/1995. Dalam penyelidikan ini mempergunakan Peta Topografi dan Peta Geologi Komplek Gunungapi Soputan dan Sekitaranya, Minahasa, Sulawesi Utara sk…
Kegiatan G. Lokon mempunyai frekuensi letusan yang termasuk sering, yaitu kejadian letusannya dapat mencapai 2 hingga 3 tahun, bahkan nyaris terjadi setiap tahun, demikian menurut catatan sejarah kegiatan G. Lokon terdahulu. G. Lokon terletak di kawasan Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, merupakan bagian dari kumpulan gunung api aktif yang berada di sepanjang jalur gunung api Sulawesi Utara da…
Sebagai salah satu gunung api yang berada di kepulauan Sangir Talaud, G. Karangetang yang juga dikenal dengan nama G. Api Siau merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia. Di wilayah Sulawesi, G. Karangetang merupakan gunung api yang paling aktif dibandingkan dengan gunung api lainnya. Gunung api yang mempunyai puncak tertinggi 1984 m diatas permukaan laut atau 2700 m di atas dasar laut…
Gunung api Colo yang terletak pada posisi geografi 0(derajat) 10' LS dan 12(derajat) 36,5' BT merupakan satu-satunya Gunung Api di kawasan teluk Tomini Provinsi Sulawesi Tengah. Bedasarkan sejarah letusannya Gunungapi Colo dapat di sebut sebagai Tipe A, serta mempunyai ketinggian 508 meter diatas permukaan laut, terletak memanjang sepanjang Pulau Una-Una yang merupakan pulau subur dan potensil …
G. Awu merupakan gunungapi yang posisinya paling utara diantara seluruh rangkaian gunungapi di Indonesia. Secara geografis terletak di ujung baratlaut P. Sangir-Besar pada posisi 3° 40' Lintang Utara dan 125° 30' Bujur Timur. Secara administratif berada di Kabupaten Sangir - Talaud, Propinsi Sulawesi Utara. Gunungapi ini bertipe strato dengan danau kawah. Tepi kawah tertinggi atau puncaknya m…
Gunung Mahawu yang memiliki puncak lk. 1311 meter di atas permukaan laut, termasuk kedalam wilayah kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Posisi geografisnya terletak pada 1° 21' 30" LU dan 124° 51' 30' BT. Catatan sejarah letusan G. Mahawu, menurut Data Dasar Gunung api Indonesia, sebelum tahun. 1789 tercatat tiga kali letusan dari kawah pusat. Tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai kegiata…