Penyelidikan lanjutan ini dilakukan pada daerah Sungailasi (Kabupaten Solok) dan Tanjunglolo (Kabupaten Sawahlunto–Sijunjung) sebagai tindak lanjut hasil penyelidikan tahun anggaran 1989/1990, dengan luas wilayah sekitar 90 km². Di Sungailasi dijumpai bahan galian berupa granit, granodiorit, andesit, dan pasir dengan jumlah cukup melimpah serta berpotensi untuk ditindaklanjuti berdasarkan ha…
G. Banda Api adalah salah satu gunungapi aktif di Indonesia dengan ketinggian 658 m dari permukaan laut. Posisi geografis 120° 52' 17" BT dan 4° 31' 30" LS. Meru-pakan salah satu pulau di Laut Banda. Gunungapi tersebut mempunyai tiga buah kawah yang terletak di puncak. G. Banda Api termasuk dalam wilayah Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku. Untuk mengetahui tingkat kegiatan gunungapi ters…
G. Sangeangapi berada pada posisi 8°11' lin-tang selatan dan 119°03,5' bujur timur. Tepatnya terletak di Pulau Sangeang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Propinsi Nusa Tenggara Barat. G. Sangeangapi telah lama dikenal sebagai gunungapi aktif dan berdasarkan sejarah erupsi termasuk Tipe A. G. Sangeangapi telah mengalami beberapa kali peletusan, yang tercatat antara lain: pada tahun 1512, 1715, …
Pendataan pengamatan dan kependudukan di dalam daerah bahaya dan waspada di komplek G.Dieng dan sekitarnya dilakukan dengan cara meneliti dan menginventarisasi dilapangan secara langsung. Pelaksanaan pekerjaan lapangan ini dilakukan oleh tujuh orang petugas Seksi Penyuluhan Gunungapi Direktorat Vulkanologi dengan biaya dibebankan kepada Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi tahun …
Dalam rangka pengintensifan pengamatan dan penyelidikan kawah gunungapi, maka pada tanggal 12 Agustus 1985 berdasarkan SPPD No. 1507/P/1985 Pemimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi atas nama Direktur Direktorat Vulkanologi, penulis beserta dua orang petugas gunungapi dari Pos Pengamatan Gunungapi Ebulobo dari Pos Pengamatan Gunungapi Ile Werung ditugaskan ke G.Kelimutu untuk menyel…
Dalam melaksanakan tugas berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas No. 2071/8/1985, tertanggal Bandung 25 September 1985, penyusun ditugasken ke G. Sangeangapi, Deerah Tingkat II Bima/NTB, Berangkat dari Bandung tanggal 30 September 1985. Maksud penugasan adalah untuk mengadakan pengukuran tripartit di lokasi pemasangan pesawat Transduser di lereng selatan baratdaya G. Sengeangapi, untuk meng…
G. Sangeangapi merupakan gunungapi giat tipe A yang letaknya di P. Sangeang sebelah timur laut P. Sumbawa, masuk wilayah Kabupaten Bima . Sejak 30 Juli 1985 gunungapi ini menunjukkan kegiatannya. Beberapa penyelidikan telah dan sedang dilakukan, sehubungan dengan kegiatan tersebut, yang diantaranya pengamatan visual dan penyelidikan seismik. Secara geografis G. Sangeangapi terletak pada posisi …
Doro Api yang berarti gunungapi merupakan puncak tertinggi dan titik kegiatan G. Sangeang Api yang berada di dalam wilayah administratif Kecamatan Wera Timur, Kabupaten Bima, Propinsi Nusa Tenggara Barat, pada posisi geografis 8°11' LB dan 119°3,5' BT. Gunungapi yang bertipe strato tersebut puncaknya menjulang hingga ketinggian 1949 mdpl. Tahun 1512 merupakan penampilannya yang pertama yang d…
Analisis seismograf memberikan wawasan penting mengenai karakteristik kegempaan (seismisitas) Bumi. Informasi ini dapat dilengkapi dengan pengukuran medan magnet di sekitar gunung api, yang berperan penting dalam mengevaluasi dan memantau aktivitas vulkanik. Untuk mendukung proses pengumpulan data tersebut, digunakan sistem ROVS, yaitu sistem berbasis komputer yang mampu mengakuisisi citra seca…
Berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas dari Bandung Nomor. 141/P/84 dan 142/P/84 masing-masing atas nama Ida Made Jelantik dan K Jani Suwartiyasa ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu solfatara Gunung Rinjani. Sebagaimana diketahui bahwa gunung Rinjani adalah gunungapi bentuk strato yang terletak di Pulau Lombok bagian Utara, Nusa Tenggara Barat. Gunungapi ini da…