P. Bacan sudah sejak lama dikenal memiliki indikasi emas dan tembaga. Bahkan Direktorat Sumberdaya Mineral bekerjasama dengan Pemerintah Jerman Barat pada tahun 80-an telah menghilang potensi cadangan Cu dan Au di bagian utara pulau ini. Namun bagian selatan pulau, walaupun telah ditemukan indikasi Cu-Au, belum dilokalisir daerah-daerah prospek untu…
P. Bacan beserta Kepulauan Halmahera, Maluku Utara secara geologi dan metalogeni regional dipandang memiliki mata rantai dengan endapan tembaga porfiri di Papua, Papua nugini dan Philippina. P. Bacan bagian selatan merupakan bagian dari wilayah KP (Kuasa Pertambangan) PT. Kie Raha Tambang Sentosa dan diketahui juga memiliki sejumlah indikasi tembaga…
Geologii Daerah Tambulilato-Sulawesi Utara ditandai oleh busur daratan tipe sedimen-vulkanis dengan ketebalan > 3400 M dan berumur diantara Miosen Akhir - Pleistosen, yang mana tersusun makin kearah atas terdiri dari litologi batuan submarine daratan yang berasal dari batuan gunungapi asam berselingan dengan sedimen marin dan batuan sedimen daratan…
Daerah Panas Bumi Songa-Wayaua terletak di Kecamatan Bacan Timur bagian tenggara dan dari pulau bacan. Secara geologi daerah ini ditutupi oleh endapan permukaan, endapan piroklastik, batuan andesit, andesit tua, sekis dan gneiss. Aktifitas gunung api masih terlihat berupa fumarola dan mata air panas disebelah timur laut Gunung Lansa yaitu dipantai t…
Dalam rangka kerja sama teknik antara pemerintah republik indonesia dengan pemerintah korea selatan yang dalam hal ini di pihak republik indonesia dilaksanakan oleh direktorat sumberdaya mineral,
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
46 Halaman, Tidak Berwarna, 10 Tanpa Peta Terlampi
Sebagaimana telah digariskan,dalam pelita V sektor pertambangan diarahkan pada pemanfaatan sebesar mungkin kekayaan tambang bagi pembangunan nasional dan ditunjukan untuk menyediakan bahan baku industri dalam negeri,meningkatkan ekspor dan penerimaan negara,serta memperluas kesempatan berusaha dan lapangan kerja
Potensi Sumber daya mineral yang tak dapat diperbarui, keterdapatannya didaerah tertentu dengan jumlah ca- dengan terbatas serta tidak merata, dalam hal pemanfaatannya harus memerlukan perencanaan yang teliti, sehingga memberikan hasil yang optimal.
Dari keaneka ragaman yang ada di Indonesia yang diiringi oleh berbagai proses geologi seperti orogenesa yang telah terjadi sejak Zaman Paleozoikum hingga sekarang yang dapat diketahui, dan dengan hasil peristiwa geologi tersebut, bila dikaitkan terhadap arti ekonomi sangatlah menakjubkan, utamanya dalam pembentukan jenis jenis mineral batumulia yang…