Pemantauan visual terhadap kawah yang aktif di Komplek Dieng merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan. pemantauan ini meliputi pengamatan visual, pengukuran suhu air, serta pengukuran suhu solfatara atau fumarola mutlak.
Pemetaan zona risiko bahaya G. Tangkubanparahu ini dimaksudkan untuk memberikan layanan informasi kepada Pemerintah Daerah setempat dan masyarakat umum tentang tingkatan risiko yang timbul sebagai akibat erupsi G. Tangkubanparahu dan pengembangan pembangunan di kawasan gunungapi ini.
Pemetaan geologi dilakukan untuk mengumpulkan data - data geologi mengenai gunungapi Talagabodas berdasarkan hasil penafsiran foto udara yang didukung dengan penelitian di lapangan, meliputi : jenis batuan, baik sebaran maupun posisinya, morfologi dan pola aliran sugai serta pola struktur.
Evaluasi kegiatan G. Ijen menggunakan parameter kimia dilakukan untuk mengumpulkan conto dan data kimia-fisika air dan gas selama bulan Mei/Juni 1999 dari Kawah Ijen dan sepanjang Sungai Banyupahit. Hasil analisis kimia contoh air dan gas akan dibandingkan dengan data - data sebelumnya.
Sebuah gunungapi dapat dikembangkan sebagai salah satu objek wisata, diantaranya seperti Gunungapi Dieng, terletak di Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara yang mempunyai potensi wisata yang cukup baik.
Pengumpulan data dan informasi G. Raung dilapangan dititikberatkan kepada pendataan kependudukan di daerah bahaya (KRB) untuk menghadapi letusan yang akan datang.
Pengumpulan data dan informasi di lapangan terutama pendataan kependudukan di daerah bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan di daerah waspada (Kawasan Rawan Bencana I) atau wilayah sekitar G. Slamet yang termasuk kedalam radius 8-10 km dari puncak G. Slamet.
Penyuluhan ini dilakukan agar penduduk yang bermukim dan bermata pencaharian di sekitar G. Galunggung dapat memilih tempat bermukim di daerah yang relatif aman dan menghindari daerah rawan bahaya sesuai dengan hasil Peta Daerah Bahaya yang sudah publish.
Komposisi kimia gas G. Kelut pada bulan April tidak memberikan tanda - tanda peningkatan kegiatan. Diperlukan adanya penelitian yang berkesinambungan mengenai kimia gas vulkanik dan kimia air danau kawah, yang terutama dalam rangka menunjang pemantauan aktifitas vulkanik.
Inventarisasi potensi wisata G. Papandayan dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi tentang objek wisata yang terjadi karena proses vulkanisme dan sudah dikenal, disamping itu objek wisata yang belum dikenal namun mempunyai potensi untuk dikembangkan.