Setelah terjadi peningkatan aktovitas G. Merapi, pengamatan visual difokuskan pada pengamatan kubah lava dan keadaan asap solfatara. Setelah terjadi rentetan gempa vulkanik (swarm) sejak 7 Juli 2005, asap solfatara tampak menebal pada 11-12 Juli hingga mencapai tinggi 500 meter dari puncak. Pada kondisi normal tinggi asap rata-rata di bawah 200 meter.
Status aktivitas G. Merapi pada triwulan I (April - Juni 1999) berada pada status "aktif normal" yang berlaku sejak pertengahan bulan Januari 1999, secara visual tercermin dengan asap solfatar berwarna putih tebal, tekanan lemah, tinggi asap maksimum berkisar antara 100 - 600 meter, kecuali pada tgl 11 Juni 1999 tinggi asap maksimum mencapai 1000 meter terukur dari Pos Pengamatan Selo pada jam …