Sesuai klasifikasi gunungapi di Indonesia, Gunungapi G. Sinabung sebelum tahun 2010 termasuk ke dalam klasifikasi gunungapi tipe B, karena tidak terdapat catatan mengalami erupsi sejak tahun 1600, dan mempunyai aktivitas berupa manifestasi vulkanik seperti lapangan solfatara dan fumarola di puncak gunung. PAda tanggal 27 Agustus 2010 terjadi letusan freatik yang menandakan awal dari perubahan a…
Gunungapi Sinabung sebelum tahun 2010 belum tercatat erupsi sejak tahun 1600 dan dikalsifikasikan sebagai gunungapi tipe B. Sebelum tahun 2010 aktivitas vulkaniknya dicirikan oleh manifestasi vulkanik seperti lapangan solfatara dan fumarola di puncak gunung. Pada tanggal 27 Agustus 2010 terjadi letusan freatik yang menandakan awal dari aktivitas Sinabung setelah tidak erupsi lebih dari 400 tahu…
Gunungapi Sinabung merupakan gunungapi strato yang termasuk dalam wilayah Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Gunungapi ini terletak pada ketinggian puncaknya 2460 meter dpl. Setelah lebih dari 400 tahun dalam masa istirahat, Gunungapi Sinabung memasuki masa erupsi pada bulan Agustus 2010. Penelitian sebelumnya menunjukkan sebaran hipocenter Gempa Vulkanik Dalam (VA) dan Gempa Vulkanik Dan…
Gunungapi Marapi (2891 m dpl) merupakan gunungapi strato volcano aktif di Sumatera Barat yang dicirikan oleh karakter baik eksplosif maupun efusip. KArakter letusan disertai guguran blok-blok lava. Sejarah letusan G. MArapi dimulai sejak 1770. Aktifitas terus berlangsung sampai sekarang berpa hembusa asap berwarna hitam tebal dengan tinggi antara 50-1000 m di atas puncak dan kejadian gempa-gemp…
Gunungapi Anak Krakatau andesitik (ketinggian puncak 315 m) berada di Selat Sunda yang merupakan daerah tektonik aktif berupa ekstensi arah barat-timur yang termasuk bagian sistem subduksi lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Aktifitas G. Anak Krakatau tahun 2007, pertama kali ditandai dengan keluarnya asap putih kelabu setinggi 200 meter pada tanggal 23 Oktober 2007 sekitar pukul 16 WIB. Kejadi…
Gunungapi Anak Krakatau merupakan hasil kelanjutan proses erupsi yang terjadi pada Kaldera Krakatau. Letusan Gunung Krakatau tahun 1883 yang menghasilkan kaldera tersebut telah menimbulkan bencana tsunami yang menelan korban hingga 36000 jiwa. Gunungapi Anak Krakatau secara langsung telah menimbulkan kembali suatu ancaman bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar komplek Krakatau dan m…
Dari catatan sejarah kegiatan vulkanik, G. Krakatau merupakan gunungapi yang sangat aktif dan dampak letusannya paling destruktif di dunia, tercatat bahwa pada tanggal 27 Agustus 1883 G. Krakatau meletus sangat besar, melontarkan rempah vulkanik dengan volume 18 km3, tinggi asap 80 km, menimbulkan gelombang pasang )tsunami) setinggi 30 m di sepanjang pantai barat Banten dan pantai selatan Lampu…
Gunungapi Kaba merupakan gunungapi strato volkano yang terpancung mempunyai sifat-sifat diantaranya pusat erupa yang berpindah-pindah dan erupsi magmatik eksplosfi yang diselingi oleh aliran lava dari kawah. Dalam sejarah kegiatannya yang tercatat sejak tahun 1833, G. Kaba pernah menimbulkan korban jiwa yaitu letusan yang terjadi pada tahun 1833. Tahun 1945 korban manusia tercatat 276 orang. Ke…
Gunung Lokon berlokasi di Tomohon- Sulawesi Utara merupakan salah satu gunungapi aktif diantara lima gunungapi aktif yang ada di Minahasa yang sering meletus. Berdasarkan bentuk morfologinya, puncak Lokon berdampingan dengan puncak Empung dengan jarak antara keduanya 2,3 km sehingga merupakan gunung kembar, oleh karena itu sering disebut Kompleks Lokn-Empung. Aktivitas vulkanik G. Lokon terjadi…
Gunungapi Karangetang terletak di P. Siau, puncaknya terletak pada lk. 1784 m di atas muka laut. Secara administratif berada di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara. Erupsi pertama G. KArangetang yang tercatat dalam sejarah terjadi pada tahun 1675 dan terakhir pada tanggal 31 Oktober 2010. Hingga tahun 2008 Gunungapi Karangetang telah meletus sekurang-kur…