Tinggi G.Iya 637 m (Kemerling, 1929,h.45), 659m(Atlas -trop Nederl) di atas muka air laut. Terletak di kampung Rate Kabupaten Ende, Flores(NTT). Posisi geografinya terletak antara 8º 03,5 Lintang Selatan dan 121° 38'Bujur Timur. Maksud dan tujuan laporan ini ialah untuk mengetahui jenis-jenis gempa, kedalaman dan penyebaran pusat gempa di sekitar G.Iya dan untuk mengetahui/mengikuti perkemba…
Tinggi G.Ebolobo 1213,8 m.dpl (Kemerling, 1929) terletak di Kecamatan Boa Wae, Kabupaten Ngada, Propinsi Nusatenggara Timur. Posisi geografinya terletak antara 8° 48,5 Lintang Selatan dan 121° 11 Bujur Timur. Maksud dan tujuan laporan ini ialah untuk mengetahui jenis jenis gempa kedalaman dan penyebaran pusat gempa di sekitar G. Ebolobo dan untuk mengikuti perkembangan kegiatan gunungapi ters…
Maksud dan tujuan pemeriksaan kawah ialah untuk mengetahui tingkat kegiatan gunungapi tersebut. Caranya ialah pendakian puncak, pemeriksaan kawah, pengukuran suhu baik fumarola, solfatara maupun air panas. Peralatan yang digunakan : Termometer Casella dengan batas ukur maksimum 400 C
Tujuan pemetaan geologi gunungapi kompleks Mandosawu - Ranaka adalah untuk mengetahui keadaan geologinya, antara lain: jenis batuan, sebaran batuan, urutan stratigrafy (umur geologi), struktur geologi, sejarah erupsi, dan lain sebagainya. Hal ini perlu untuk mengetahui sejarah kegunungapian kompleks ini dan untuk menunjang pembuatan peta daerah bahaya gunungapi kompleks ini.
Dalam rangka pelaksanaan rencana kerja Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, tahun 1980 - 1981 Pelita III. Penulis ditugaskan untuk pemeriksaan G.Egon dan G. Rokatenda dengan maksud untuk mengetahui perkembangan/kegiatan gunungapi, secara visual maupun fisik. Dengan demikian secara langsung didapat data-data mengenai kegiatan gunungapi tersebut, apakah dalam keadaan giat atau normal
Penulis dan Sdr. O. Rukman ditugaskan untuk mengadakan pemeriksaan G. Sirung, Ili Werung dan G.Hobal di N.T.T. Hal ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan/kegiatan gunungapi tersebut, baik secara visual maupun fisik. Dengan demikian secara langsung didapat data mengenai gunungapi tersebut, apakah dalam keadaan giat, normal atau menurun