Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah seismisitas tektonik mungkin memiliki peran dalam memicu aktivitas gunungapi di gunungapi sinabung dan untuk mengevaluasi peran relatif dari berbagai parameter seismik yang dapat berkontribusi untuk memicu erupsi. Kami fokus pada peran potensial dari strain statis termasuk waktu dan besarnya perubahan strain volumetrik.
Letusan dahsyat gunungapi krakatau di selat sunda Indonesia pada tahun 1883 merupakan salah satu letusan paling mematikan selama sejarah peradaban manusia. Meskipun banyak data telah dilaporkan, jalur subduksi dari slab dan struktur mantel atas dibawah gunungapi ini masih kurang begitu difahami. Kami mengkombinasikan data geokimia, elemen myor, elemen jejak dan elemen tanah jarang (REE) dengan …
Kami memeriksa fase awal gempa letusan yang menyertai letusan vulkanik di gunungapi Lokon-Empung di Indonesia untuk mengungkap proses pemicu letusan eksplosif. pada 2012-2013, 56 letusan vulkanian di lokon empung diamati menggunakan jaringan pengamatan sementara yang terdiri dari empat seismometer broadband dan dua mikrofon infrasonik pada jarak 1,6-6,8 dari kawah aktif. Rekaman seismik dari se…
Tsunami vulkanogenik adalah salah satu fenomena vulkanik paling mematikan. Pemahaman proses pemicunya dan mengurangi efeknya, tetap menjadi tantangan utama. Pada 22 Desember 2018, runtuhnya dinding gunung Anak Krakatau di Indonesia menghasilkan tsunami yang menewaskan lebih dari 400 orang. Peristiwa ini ditangkap secara detail belum pernah terjadi sebelumnya melalui pencitraan satelit resolusi …
Gunungapi Sinabung merupakan gunungapi tipe strato dan dalam klasifikasi gunungapi aktif di indonesia dikelompokkan sebagai gunungapi tipe B yang artinya belum pernah meletus sejak tahun 1600 namun terdapat manifestasi aktivitas vulkanik berupa solfatara/fumarola. pada tanggal 27 Agustus 2010 terjadi letusan freatik yang menandakan awal dari aktivitas Sinabung setelah tidur panjangnya.
Gunungapi Sinabung merupakan gunungapi tipe strato dan dalam klasifikasi gunungapi aktif di Indonesia dikelompokkan sebagai gunungapi tipe B yang artinya belum pernah meletus sejak tahun 1600 namun terdapat manifestasi aktivitas vulkanik berupa solfatara/fumarola. Pada tanggal 27 Agustus 2010 terjadi letusan freatik yang menandakan awal dari aktivitas Sinabung setelah tidur panjangnya.
Gunung Lokon berlokasi di Tomohon-Sulawesi Utara merupakan salah satu gunungapi yang sering meletus. Berdasarkan bentuk morfologinya, puncak Lokon berdampingan dengan puncak Empung dengan jarak antara keduanya 2,3 km sehingga merupakan gunung kembar, oleh karena itu sering disebut kompleks Lokon-Empung. Berdasarkan sejarah kegiatannya, letusan semula berpusat di Puncak Empung yang berlangsung d…
Di sepanjang P. Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Sulawesi Utara tersebar sebanyak 129 buah gunungapi aktif, 79 gunungapi diantaranya dianggap berbahaya. Selama dua abad terakhir tidak kurang dari 200.000 jiwa yang menjadi korban letusannya dan tidak terhitung kerusakan harta bendanya. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, bertanggung jawab untuk melakukan…
Aktivitas vulkanis gunungapi merupakan salah satu bentuk bencana alam kebumian yang menyertai kehidupan manusia. Contoh aktivitas vulkanis yang menimbulkan bencana seperti erupsi material vulkanik, leleran lahar, semburan awan panas, semburan gas beracun, dan lain-lain. Telah banyak sekali catatan mengenai bencana alam gunungapi disertai dengan dampak negatif yang ditimbulkan terhadap manusia b…
Pengamatan visual yang dilakukan dari Pos PGA Soputan di Desa Maliku, selam 1 sampai 11 Juni 2007 menunjukkan adanya asap putih tipis dari atas kubah lava soputan. Ketinggian asap berkisar antara 15 sampai 40 meter dari puncak Soputan. Sedangkan dari data kegempaan selama ini, seismogram lebih didominasi oleh jenis gempa guguran. Pada tanggal 4 Juni 2007 mulai teramati adanya gempa tremor vulka…