Penelitian terdahulu telah dilaporkan oleh Kemmerling (1921) dan Van Bemmelen (1941). Sebelum terjadi reorganisasi dipetakan oleh tim pemeta dari Sub Direktorat Vulkanologi, Direktorat Geologi 1978/1979, namun terhenti karena beberapa sebab. Kemudian sebagai realisasi rencana kerja Seksi Pemetaan Geologi Gunungapi Direktorat Vulkanologi, dalam tahun anggaran 1987/1988 pemetaan dilanjutkan kemba…
Dalam tahun anggaran 1993/1994 Direktorat Vulkanologi, Sub Dit Pemetaan Geologi Gunungapi Seksi Penginderaan Jauh telah melaksanakan pemetaan geologi Gn.Ebulobo, Flores Tengah, NTT berdasarkan pada hasil penafsiran potret udara. Maksud dari pemetaan adalah untuk membuat peta geologi berdasarkan hasil tafsiran potret udara. Tujuannya untuk menunjang pembuatan peta geologi terinci serta pelaksana…
Pengecekan data geologi G.Batur tahap ke II, yang merupakan kelanjutan pekerjaan terdahulu, telah dilaksanakan dari tanggal 19 Desember 1980 sampai dengan 17 Januari 1981, selama 30 hari. Daerah yang dikerjakan meliputi daerah penyebaran dari bagian selatan G.Batur sampai pantai di selatan, bagian barat sampai berbatas dengan penyebaran produk G. Buyan Bratan, bagian timur berbatas dengan penye…
Salah satu kegiatan seksi penginderaan jauh, Sub. Dit. Petapi, Dit. Vulkanologi dalam PELITA V tahun anggaran 1993/1994 adalah melakukan penyelidikan data-data geologi di daerah G. Awu dan sekitarnya yang didasarkan kepada hasil analisa potret udara, peta topografi dan data literatur lainnya
Penafsiran potret udara serta pengecekan lapangan daerah G. Soputan dan sekitarnya. Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara adalah salah satu kegiatan seksi penginderaan jauh, Sub Dit. Pemetaan Geologi, Dit. Vulkanologi dalam PELITA V tahun anggaran 1992/1993
Hasil analisa geokimia batuan gunungapi merupakan salah satu cerminan dari proses apa yang berlangsung pada keak bumi. Analisis statistik pada unsur kimia tersebut dapat memungkinkan diketahui korelasi hubungan antara kedalam zona bBenioff dengan unsur CaO, FeO dan MgO