G. Ebulobo terletak di Flores Barat, termasuk dalam tipe strato dimana material hasil letusannya berselang seling dengan aliran lava sehingga terbentuklah tubuh gunungapi seperti yang terlihat sekarang. Aktivitas G.Ebulobo dipantau dari Pos Vulkanologi yang terletak dibagian barat gunung, pada jarak 2 km dan ketinggian 800 m. Pengamatan dilakukan baik secara visual maupun dengan menggunakan ala…
G.Lereboleng di Flores Timur, merupakan gunung api aktif dari type strato yang terletak pada posisi geografi 8'21'0.25' Lintang Selatan dan 122'50.5' Bujur Timur dengan ketinggian puncaknya 1117 meter diatas muka laut. Segi pemantauan kegiatan gunungapi dilakukan dengan metoda seismik. Untuk mengetahui struktur dalam gunungapi tersebut maka dicoba diterapkan metoda magnetik, dengan melakukan ma…
G.Lewotobi di Flores Timur, merupakan gunung api aktif dari type strato yang teletak pada posisi geografi 8'34'LS dan 122'47' BT, dengan ketinggian 1703 m dan dua puncaknya masing - masing G. Lewotobi Laki - Laki dan G.Lewotobi Perempuan.
Pulau Palue yang terletak di se dengan luas daerah lk. 39,5 km, berpenduduk 428 KK 2503 jiwa, merupakan daerah gunungapi aktif ( G. Rokatenda ). Ketinggian 875 m dari permukaan laut. Guna menduga kemungkinan adanya perubahan yang menunjukkan gejala peningkatan kegiatan gunungapi tersebut, secara temporer dilakukan pemeriksaan kawah/puncak dan pengukuran suhu solfatar ,fumarol dan mata air panas…
G. Kelimutu ( 1640 m ) yang terletak di daerah Kabupaten Ende Flores Tengah dengan tiga buah danau kawah, adalah salah satu gunungapi aktif dan di amati secara terus menerus dari Pos Kolorongo lk. 4 km dari pusat kegiatan. Pengamatan terhadap gunungapi ini disamping visual dan seismik juga dilakukan pemeriksaan ke kawah. Dalam penyimakan kegempaan, maka sejak sekitar th 1981 telah dipasang alat…
Maksud dilakukannya penyelidikan magnetik G. Gamalama adalah untuk dapat melengkapi peta isomagnetik disetiap gunungapi di Indonesia, dengan tujuan mencari suatu bentuk struktur dalam dari gunungapi tersebut, yang dapat menerangkan kemungkinan proses terjadinya, maupun kegunaan lain bagi para ahli geologi. Untuk tujuan diatas maka pengukuran titik secara acak dilakukan baik di puncak maupun dis…
G. Gamalama yang juga disebut Piet van Ternate atau G. Ternate. (1715 m), terletak di Pulau Ternate, merupakan gunungapi strato dan termasuk salah satu gunung aktif di Indonesia. Dalam sejarah, letusan atau peningkatan kegiatan bermula pada tahun 1538, Hingga kini telah terjadi sebanyak 74 kali peningkatan. Letusan terakhir terjadi pada 9 Agustus 1983.
G. Gamalama yang terletak pada posisi geografi 0°C 48' LU dan 127° 19,5 B7, merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang selalu diamati kegiatannya. Berdasarkan data kegiatan yang ada, gunungapi ini terma-suk yang paling sering meletus atau meningkat kegiatanya, sekurang-kurangnya sejak tahun 1538 telah terjadi 75 ka-11 peningkatan kegiatan, 10 kali diantaranya disertai de-ngan lele…
G. Kie Besi yang juga dikenal dengan sebutan G. Makian, terletak di sebelah baratdaya Halmahera wilayah Kecamatan Makian, Kabupaten Maluku Utara pada posisi geografis 0° 19' LU dan 127° 24' BT. Puncak tertinggi 1357 m di atas permukaan laut. Gunungapi ini mempunyai kawah yang cukup besar dan sebuah danau kawah di dasarnya. Pinggiran kawah berukuran 1500 x 1450 m dengan kedalaman 462 m. …
G. Gamalama yang dikenal dengan sebutan Piet van Terna-te (1715 m) di atas muka laut, terletak pada posisi ge-ografis 0°48' LU dan 127° 19,5' BT, adalah sebuah gunung-api strato dan termasuk salah satu gunungapi aktif di Indonesia. Dalam sejarah kegiatan gunungapi ini terma-suk paling sering meletus, peningkatan kegiatan pertama yang diketahui terjadi pada tahun 1538 berupa letusan esplosif d…