Berdasarkan laporan bulanan Subdit Pengamatan Gunung Api bulan April 1991, kegempaan Gunung Gede di Jawa Barat sejak akhir Februari 1991 menunjukkan peningkatan. Jumlah gempa sebelumnya kurang dari 5 kejadian/hari menjadi 4 -10 kejadian di akhir bulan Februari dan mencapai puncaknya tanggal 30 April 1991, berjumlah lebih 380 kali kejadian (gempa vulkanik dangkal + dalam).
Dengan surat Perintah Perjalanan Dinas No. 739/0441/3402/90, tanggal 27 Juli 1990, Komar R., Sobana R., Achmid, pengemudi Kosim dan penulis ditugaskan ke Gunung Gede dari tanggal 30 Juli - 13 Agustus 1990 Survei pencarian lokasi Stasiun De Formasi Metode Ungkit/Tilting di sekitar Gunung Gede Jawa Barat dengan kendaraan Toyota.
Dalam perioda Pelita ke IV tahun anggaran 1988 1967, te lah diberangkatkan satu tim Pemetaan Daerah Bahaya Gunungapi dari Seksi Penanggulangan Bahaya Gunungapi, Subdirektorat Pemetaan Gu -nungapi, Direktorat Vulkanologi ke G. Gede. Tim pemetaan terdiri dari S.Dirasutisna (SPPD no. 2191/0441/3402/89), S. Wikartadipura (SPPD no. 2192/0441/3402/89) A.S. Sumpena (SPPD no. 2193/0441/3402/89) dan Sap…
Dengan surat Perintah Perjalanan Dinas dari Pemimpin Proyek Peningkatan Geologi dan Sumberdaya Mineral No.67/0441/3102/89 tanggal 14 Juni 1989, penulis beserta Sdr. L. Djoharman, B.Sc Sår. Sobana dan Sdr. Kosim Al. Sukar sebagai pengemudi D-3511 ditugaskan ke G. Guntur untuk melakukan pengukuran deformasi dengan metode dry tilt guna memperoleh harga dasar dari peng ukuran awal ini.
Dengan surat perintah perjalanan dinns no.66/041/3102/1989, 14 Jun11989, pengemudi Kosim Al Sukar, Sobana Rasid, Komar Res-tika Jaya dan penulis ditugnskon Kepala Seksi Pungukuran Topogra fi & Penyelidikan Deformasi untuk penyelidikan dan pengukuran de formasi metode ungkit disekitar G. Guntur dan G.Lamongan antara tanggal 12Juni 1989-15Juli 1989, dimana laporan G. Guntur disu sun oleh Komar Re…