Maksud penugasan tersebut untuk mengadakan pengukuran kedalaman dan suhu dasar Danau Kawah G.Kelut dan membuat Peta Dasar Kedalaman dari danau kawah tersebut, juga memasang pelampung di tempat yang perlu dan yang di anggap penting atau di lokasi yang suhunya tinnggi.
Menurut Surat Perjalanan Dinas No. 213/P/1984 tertanggal 23 April 1984, penulis ditugaskan melakukan pengamatan visual kegiatan Gunung Semeru selama 25 hari, berangkat dari Bandung pada 26 April 1984, sekaligus memeriksa Besuk Kobokan dan beberapa sungai sekitarnya untuk menilai potensi penyelewengan atau peluapan banjir lahar saat hujan. Pengamatan akhir April hingga pertengahan Mei 1984 menun…
Maksud penugasan tersebut untuk pemeriksaan peluapan dan pe-nyebaran lahar serta pembuatan penampang di Besuk Tengah hingga Besuk Sat, sampai di pertemuan dengan Besuk Tunggeng; Besuk Tunggeng hingga K. Pitik, ialah pada ketinggian 1k. 680 m dari permukaan laut; K. Liprak K. Regoyo, K. Rejali, K. Glidik dan Besuk Bang.
Maksud pembuatan penampang tersebut untuk mengeta-hui isi kosong sungai-sungai: 1. Lahar Badak-Lahar Termas, mengalir ke jurusan baratdays dari G. Kelut. 2. K.Ngobo K.Dermo, mengalirnya ke jurusan baratlaut da-ri G. Kelut.
Sejak abad ke-19 G.Semeu sangat giat, letusannya berlangsung di kawah utama. Diketahui paling sedikit satu kali terjadi letusan samping disertai leleran lava. Semua ancaman bahaya terutama hanya mengarah ke timur dan selatan. Sebagian besar masuk dalam wilayah Kabupaten Lumajang.
Dalam melaksanakan tugas berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas No. 2071/8/1985, tertanggal Bandung 25 September 1985, penyusun ditugasken ke G. Sangeangapi, Deerah Tingkat II Bima/NTB, Berangkat dari Bandung tanggal 30 September 1985. Maksud penugasan adalah untuk mengadakan pengukuran tripartit di lokasi pemasangan pesawat Transduser di lereng selatan baratdaya G. Sengeangapi, untuk meng…