Pemeriksaan kawah serta pengukuran suhu kali ini dapat kami katakan sedikit kurang menguntungkan karena adanya beberapa faktor yang terjadi setelah letusan 15 Juni 1984. Diantaranya ialah tidak adanya peralatan yang memadai, misalnya alat/pelindung panas dan gas, disamping cuaca yang buruk serta kepulan asap yang tebal dari pusat kegiatan.
Menurut laporan bulanan dari pos Pengamatan Plawangan lewat Kepala Sub Dit. Laboratorium Gunungapi, sejak tanggal 7 November 1982 peralatan geomagnet di Plawangan tidak bekerja dengan baik
Gunung Tangkuban parahu yang berada di daerah Jawa-Barat, yaitu di Kacamatan Lembang Kabupaten Subang terletak pada posisi geografis 6 derajat 45 Lintang Selatan dan 107 derajat36' Bujur Timur Mempunyai ketinggian 2084m di atas permukaan laut atau 1300m di atas dataran Bandung.
Penyelidikan Geomagnet G.Lamongan dilakukan pada bulan Desember 1988 dengan daerah penyelidikan di sebelah Tenggara sampai dengan Timur laut G.Lamongan meliputi daerah G. Anyar, Alun - alun, Kali Banter dan Salak.
Penyelidikan kegiatan suatu gunungapi dengan metoda seismik, sampai saat ini merupakan metoda yang dapat dianggap paling tua, fundamental, dan terampuh daripada metoda lain. Peralatan, baik software maupun hardwarenya yang digunakan untuk metoda ini berkembang terus sesuai dengan perkembangan teknologi yang ada.
Laporan ini membahas terkait dengan perencanaan (disain) Sistem/Subsistem/Peralatan telementri SP, Perakitan, dan Uji coba lapangan. Perencanaan dan perakitan Sistem Telementry SP telah dilakukan sejak tahun 1984, ketika Subdit masih bernama "Laboratorium Gunungapi", dengan Seksi "Geofisika" salah satu seksinya. Uji cobapun telah dilakukan meskipun, dengan hasil yang belum memuaskan, atau berar…
Balise Seismologik CEIS ESPACE adalah alat yang dapat menditeksi, mengklasifikasi, memorisasi, dan mentransmisikan gejala - gelaja seismik. Alat ini berasal dari Perancis, sebanyak 4 set dan sekarang berada di Sub. Dit Analisa Gunungapi.
G. Ambang termasuk salah satu gunung api tipe strato yang diragukan Tipe-A nya oleh banyak ahli gunung api. Neuman Van Padang (1951) menggolongkannya demikian, berdasarkan keterangan Veemhuysen (1903), yang menulis bahwa letusannya masih terjadi setelah tahun 1840. Secara administratif termasuk kedalam wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis terletak pada …
Gunung Lokon (1580 m dpl) merupakan salah satu gunung api aktif yang terletak di wilayah Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis berada pada posisi 1° 21' 30" Lintang Utara dan 124° 47' 30" Bujur Timur (Gambar 1). Di sebelah utaranya terdapat sebuah gunung yang disebut Gunung Empung (1340 m dpl). Pusat kegiatan Gunung Lokon terletak pada lereng bagian utara Gunung terseb…