G. Lamongan yang terletak dalam wilayah Kabupaten Probolinggo dan Lumajang mempunyai ketinggian 1651 m dml. Diapit o-leh G. Tengger dan Hiyang Argopuro.
G. Lamongan merupakan sebuah gunungapi yang diapit oleh dua buah gunungapi besar, yaitu G. Iyang Argopuro di sebelah timur dan G. Tengger di sebelah Barat.
G. Lamongan yang terletak dalam wilayah Kabupaten Probolinggo dan Lumajang mempunyai ketinggian 1651 dml. Diapit oleh G. Tengger yang merupakan sebuah kaldera dan G. Hiyang Argopuro, gunungapi yang sudah dianggap sudah padam.
G. Kelut merupakan salah satu gunungapi yang sangat berbahaya kota-kota besar didekatnya, yaitu Blitar dan Kediri. di P. Jawa, karena penyebaran bahan letusannya akan melanda. Di samping itu penduduknya cukup padat yang bermukim di sekitarnya. Pengamatan gunungapi yang dilakukan selama ini belum dapat menyimak dengan baik kegiatannya, sehingga sama sekali belum da pat menduga kapan gunungapi te…
G. Lamongan terletak di wilayah Propinsi Jawa Timur dan meliputi wilayah Kab. Lumajang dan Probolinggo.
Beperti halnya balan Juni 1984, dalam Juli ini penulis berusaha untuk mengumpulkan semua hasil pengamatan dan penelitian terhadap G. Kerapi. Mungkin belum banyak yang dapat diungkapkan dari data yang terkumpul, tetapi setidak-tidaknya dapat menginformasikan semua hasil pengamatan dan penelitian yang dilakukan dan interpretasi secara pendahuluan. Ada kemungkinan kelak bahun semua yang diperki…
Pengamatan seismik G. Kelut menggunakan sistem tripartit secara permanen. Sistem tersebut juga dilengkapi dengan dua komponen datar yang ditempatkan di Bambingan, satu lokasi dengan salah satu komponen tegak dari jaringan tripartit. Penugasan Penulis
Dalam pertemuan tersebut dihadiri pula tamu dari Hawaii Volcano Observatory, USGS. Mereka kebetulan sedang berada di Indonesia untuk mengevaluasi hasil pemasangan seismograf dengan sistem pancar yang mereka lakukan pada pertengahan tahun 1982. Mereka mengevaluasi data yang tercatat selama ini dan melatih para teknisi bagaimana menangani peralatan yang terpasang dan pengkalibrasian secara period…
G. Merapi merupakan salah satu gunungapi yang aktif dengan penduduk di sekitarnya yang padat, sehingga tingkat bahayanya sangat tinggi. Bahan letusannya dapat berupa tefra (lapili, pasir dan abu) yang disembur- kan secara tegak, tetapi lebih banyak yang dimuntahkan berupa awan panas yag meluncur di lerengnya dengan kecepatan yang sangat tinggi. Kecepatan terse- but tergantung pada kekuatan doro…
Kerja praktek di G.Merapi dilaksanakan selama 25 hari dengan melakukan beberapa pekerjaan yang terdiri dari : (1) Pengukuran topografi; (2) Pengamatan visual dari Ngepos maupun Plawangan; (3) Melakukan pembacaan seismogram (rekaman) dan analisa gempa; (4) Pemeriksaan daerah laharan dan aliran sungai serta meninjau daerah yang merupakan contoh usaha penanggulangan terhadap bencana letusan gunung…