Pemerintah Indonesia hinggal awal PJPT II Tahun Anggaran Pertama 1994/1995 PELITA VI,masih mengimpor bahan fosfat sebanyak 1.698.180 ton, pada tahun 1995 di proyeksikan kebutuhan fosfat sebanyak 3.424.197 ton dan untuk tahun 2000 sebesar 6.080.540 ton guna memenuhi kebutuhan pupuk untuk menunjang lajunya peningkatan bahan pangan pokok.Pemerintah Ind…
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
Warna : Biru Halaman : 40
Judul Seri
EKSPLORASI LANJUTAN SUMBERDAYA ENDAPAN FOSFAT DI DAERAH KABUPATEN CIAMIS PROPINSI JAWA BARAT
Sebagaikelanjutan dari kerja sama antara Direktorat Pertambangan Umum Pusat Pengembangan Teknologi Mineral,Biro Pusat Statistik dan Pemerintah Daerah TIngkat I Jawa Barat,telah dilakukan pengumpulan data pertambangan bahan galian industri di Propinsi Jawa Barat. kegiatan Tersebut dimaksudkan sebagai Perwujudan dari rencana pengadaan data yang kontin…
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
Warna : Biru Halaman : 49
Judul Seri
EVALUASI HASIL PENDATAAN PERTAMBANGAN BAHAN GALIAN INDUSTRI 1977 DAN 1978 DI JAWA BARAT
Induced polarization (IP) and magnetic methode have been widely used in the exploration for base metals in INODNESIA (suryantoro, 1974, 1977; Hidayat, 1976; Moch. Noer, and Sutrisno, 1982; Suwandiman, et al, 1983; Marino, 1985). prospect of Mt.Subang, west jawa, indonesia, are the main topic of in this paper.
Usaha meningkatkan teknologi pertambangan di indonesia tidak terlepas dari kegiatan penelitian. Penelitian tambang yang merupakan bentuk penyaluran inisiatif dan kreatifitas bidang ilmu tambang memerlukan sarana tersendiri disamping adanya gedung laboraturium.
while I am responsible for all arrors, this thesis, as the end product of my study programme, incorporates the help of many people who deserve credit for their efforts.
Dalam rangka menunjang program pembangunan sesuai dengan kerangka pembangunan lima tahun (pelita) seiring kebijaksanaan pemerintah didalam peningkatan pendayagunaan sumber2 alam non migas guna menambah dan meningkatkan devisa negara
Bijih Gunung limbung adalah bijih sulfida yang terdiri dari mineral-mineral utama; galena, sfalerit, kalkopirit dan pirit. Berdasarkan struktur dan textur dari pada mineral-mineralnya, bijih gunung limbung sering dikategorikan sebagai bijih sulfida semi komplek.
Sebagai tindaklanjut dari tujuan mencoba pendekatan untuk merekonstruksi keadaan geologi bawah permukaan tersebut diatas telah dilakukan pekerjaan lapangan daerah pemali sungailiat, Bangka, yang berlangsung sejak 9 Januari 1985 sampai 10 Maret 1985. Pekerjaan lapangan meliputi pembuatan lintasan2 ukur/topografi, penyediaan lobang bor untuk penanaman…
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
15 HAlaman, lampiran foto, tidak berwarna, lampira
Ekplorasi pendahuluan terhadap bahan galian dan industri lainya di kabupaten Dati II Pandeglang,Jawa Barat. Dilaksanakan sebagai perwujudan tahun pertama PELITA VI PJPT.II dari Proyek Eksplo-rasi Bahan Galian Industri dan Batubara,Direktorat Sumberdaya Mineral tahun anggaran 1994/1995.
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
Warna : Biru Halaman : 50
Judul Seri
EKSPLORASI PENDAHULUAN SUMBERDAYA BAHAN GALIAN INDUSTRI DI DAERAH KABUPATEN PANDEGLANG PROPINSI JAWA BARAT
Tujuan dari analisis mineralogi butir yaitu untuk mengetahui dengan cepat peyebaran mineral-mineral cassiterite dan mineral asosiasinya dari conto hasil dulang (konsentrat)