Gunungapi Anak Krakatau andesitik (ketinggian puncak 315 m) berada di Selat Sunda yang merupakan daerah tektonik aktif berupa ekstensi arah barat-timur yang termasuk bagian sistem subduksi lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Aktifitas G. Anak Krakatau tahun 2007, pertama kali ditandai dengan keluarnya asap putih kelabu setinggi 200 meter pada tanggal 23 Oktober 2007 sekitar pukul 16 WIB. Kejadi…
Penelitian ini dimaksudkan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan di Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi tahun anggaran 2006 Bidang Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi dengan cara melakukan pemetaan geologi Gunungapi Sibayak di Kabupaten Karo, Propinsi Sumatra Utara. Penelitian geologi yang pernah dilakukan di daerah ini umumnya baru bersifat pendahuluan dan regional, yang dikerjakan …
Bur Ni Telong dalam bahasa Gayo berarti Gunung Terbakar gunungapi ini berketinggian kurang lebih 2.624 m dpl adalah gunungapi tipe strato, memiliki lima buah kawah, yaitu: Kawah A, B, C, D, dan E, kesemuanya berada di puncak. PAda tahun 1972, Purwosudarso mengamati bentuk dan lereng G. Bur Ni Telong yang tidak beraturan, dari jauh nampak bergerigi. Kenampangan tersebut menandakan bahwa di masa …
Gunungapi Pusuk Bukit adalah gunungapi aktif yang terletak di kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara. Meskipun Gunungapi Pusuk Bukit termasuk gunungapi tipe B, Peta Geologi Gunungapi tetap dibutuhkan sebagai panduan tentang kegiatan masa lalu gunungapi ini yang tidak terekam dalam sejarah, sehingga dapat diperoleh gambaran sejauh mana dan bagaimana kegiatannya di masa alalu serta hubungannya de…
Gunungapi Anak Krakatau merupakan hasil kelanjutan proses erupsi yang terjadi pada Kaldera Krakatau. Letusan Gunung Krakatau tahun 1883 yang menghasilkan kaldera tersebut telah menimbulkan bencana tsunami yang menelan korban hingga 36000 jiwa. Gunungapi Anak Krakatau secara langsung telah menimbulkan kembali suatu ancaman bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar komplek Krakatau dan m…
Berdasarkan data rekaman gempa vulkanik, terlihat aktivitas G. Anak Krakatau berfluktuatif. Paa 23 Oktober 2007, pengamatan visual dari pos PGA G. Anak Krakatau di Pasauran-Kab. Serang dan Kaluanda-Kab. lampung Selatan terlihat adanya kepulan asap di G. Anak Krakatau, data seismik merekam adanya gempa-gempa letusan. Pengamatan langsung dilapangan pada 25 Oktober 2007 terlihat ada lubang letusan…
Aktivitas letusan G. Anak Krakatau sejak tahun 1930 sampai 1953 berlangsung setiap tahun sedangkan 1953 hingga 2001, periode letusannya terjadi 1 tahun hingga 5 tahun sekali. Sejak letusan terakhir pada 5 Juli 2001 berupa erupsi abu, setelah istirahat sekitar 6 tahun pada 23 Okotober 2007 terjadi letusan. Pada 23 Okotober 2007 tercatat untuk pertama kalinya kejadian letusan G. Anak Krakatau sej…
Gunungapi Anak Krakatau adalah berupa suatu pulau gunungapi yang aktif terletak di dalam Kaldera Krakatau. Dalam sejarah letusannya tercatat bahwa G. Krakatau meletus sangat besar pada bula Agustus 1883. Karena letusan katastropis itu sebagian tubuh gunungapi ambruk (runtuh) menyebabkan terjadinya gelombang tsunami besar ke arah Lampung (tinggi gelombang lebih 15 m), mengakibatkan korban jiwa l…
Gunungapi Talang berketinggian 2597 m dari permukaan laut merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Sumatra Barat. Gunungapi ini merupakan kompleks gunungapi yang terjadi dari atas kerucut Talang Janan di sebelah timur dan Talang Betina di sebelah barat dan jarak antara dua kerucut ini sekitar 1 km. Kompleks gunungapi ini tumbuh di zona bagian tengah Sesar Besar Sumatra yang aktif. Sejarah…
Pada 20 Oktober 2007 aktivitas kegempaan G. Anak Krakatu kembali meningkat, tercatat gempa Vulkanik Dalam (VA) 20 kejadian dan Vulkanik Dangkal (VB) 29 kejadian. Hari berikutnya 21 Oktober 2007, terjadi peningkatan jumlah gempa secara tajam yaitu gempa VA 117 kejadian dan VB 68 kejadian. Pada 22 Oktober 2007, gempa VA tercatat 88 kejadian dan Vb 34 kejadian, pada 23 Oktober 2007 terjadi letusan…