G. Karangetang atau dikenal G. Api Siau merupakan salah satu gunung api paling aktif di daerah Sulawesi Utara. Gunung api ini terletak pada Busur Kepulauan Sangir Talaud, Kabupaten Sangir, Provinsi Sulawesi Utara. Secara Geografis puncak G. Karangetang terletak pada posisi 02°47" Lintang Utara dan 125°29" Bujur Timur, dengan ketinggian Ik.1784.m di atas muka laut. Posisi G. Karangetang ini te…
Gunung Merapi merupakan gunung api tipe strato, dengan ketinggian 2948 meter dari permukaan laut, 20 meter lebih rendah dari ketinggian sebelum letusan 2010. Secara geografis terletak pada posisi 7º 32.5' Lintang Selatan dan 110° 26.5¹ Bujur Timur, secara administratif terletak pada 4 wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Sleman di Provinsi D.I. Yogyakarta, dan Kabupaten Magelang, Kabupaten Boy…
Gunungapi Tangkuban Perahu tumbuh di dalam Kaldera Sunda sebelah timur (van Bemmelen, 1934, dalam Kusumadinata, 1979). Gunungapi Tangkuban Perahu merupakan gunungapi aktif tipe strato yang memiliki 9 buah kawah. Dua kawah utama di puncak adalah Kawah Ratu dan Kawah Upas, keduanya masing-masing berdiameter sekitar 1000 meter dan kedalaman kawah sekitar 400 meter.
G. Tangkoko yang bertipe strato sewaktu-waktu dapat menimbulkan bencana gunungapi akibat letusannya. Dalam usaha penanggulangan bahaya, terutama mengenai kehidupan manusia yang bermukim di sekitar gunungapi tersebut, diperlukan data jumlah penduduk, perkembangan bangunan-bangunan ataupun pemotretan bangunan-bangunan penting yang berada di dalam wilayah Daerah Bahaya dan Daerah Waspadanya. Semua…
Dalam usaha menyadarkan penduduk mengenai bencana, khususnya mereka yang bermukim disekitar G. Lokon dan G. Mahawu Kabupaten Minahasa- Sulawesi Utara, perlu dilakukan penyuluhan mengenai bencana yang mungkin ditimbulkan oleh letusan gunung api di Wilayah tersebut, selain itu di informasikan pula manfaatnya. Penyuluhan yang diberikan kali ini, bukanlah yang pertama, mungkin penyuluhan yang ke se…
Penyusunan laporan Gunung api Karangetang dibuat sebagai realisasi dari hasil Petrokimia Gas Gunung api. Penyelidikan ini dimulai pada tanggal 20 Desember 1996 sampai dengan 8 Januari 1997, sesuai dengan rencana Seksi Petrokimia dan Gas yang tercakup dalam Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunung api Tahun Anggaran 1996/1997.
Kegiatan pengumpulan data ditujukan untuk mengetahui/mengikuti perkembangan akhir kegiatan G. Colo dan perkembangan pemukiman setelah 13 tahun pulau itu kosong penduduk akibat letusan pada tahun 1989. Data yang terkumpul itu merupakan dasar untuk mempertimbangkan upaya penyelamatan penduduk dan harta bendanya melalui suatu mekanisme pengungsian yang relatif aman, mudah dan benar
Gunungapi Galunggung merupakan gunungapi strato yang berada di blok tektonik Priangan bagian selatan, yaitu G. Malabar, G. Patuha, G. Wayang, G. Papandayan, G. Guntur, G. Cikuray, dan G. Galunggung itu sendiri. G. Galunggung terletak pada koordinat 7° 15' LS dan 108°03' BT. Gunungapi Galunggung terakhir kali meletus pada tahun 1982-1983. Sifat letusannya magmatik eksplosif dan strombolian …
Kegiatan pengumpulan data ditujukan untuk mengetahui/mengikuti perkembangan akhir kegiatan G. Colo dan perkembangan pemukiman setelah 13 tahun pulau itu kosong penduduk akibat letusan pada tahun 1989. Data yang terkumpul itu merupakan dasar untuk mempertimbangkan upaya penyelamatan penduduk dan harta bendanya melalui suatu mekanisme pengungsian yang relatif aman, mudah dan benar.
Berdasarkan berita bulan Januari 1996 bahwa G. Sakora di P. Una-una meletus (berita kawat terlampir) pada bula Februari 1996, Seksi Pengamatan Gunung api Sulawesi dan Maluku mengirimkan petugas untuk melakukan pengecekan di lapangan, ternyata berita tersebut tidak benar. Berita tersebut sesungguhnya bermula dari ketidaktahuan penduduk tentang gunung api. Seorang penduduk melihat asap di puncak …