Kegiatan pengadaan dokumentasi dimaksud untuk mengetahui/mengikuti perkembangan akhir dari aktivitas Gunungapi Banda Api berikut keadaan lingkungannya (kependudukan, lahan usaha, prasarana dan sarana) disekitarnya. Data yang berhasil diperoleh berupa slide, foto, gambar, peta maupun video.
G. Bromo (2329 m di atas muka laut) terletak di Jawa Timur dan termasuk dalam wilayah Kabupaten Malang, Pasuruan, Probolinggo dan Lumajang. Kerucut tersebut merupakan salah satu titik kegiatan baru dan satu-satunya yang masih aktif dalam kaldera Tengger yang berbentuk elips (Foto 1). Kaldera tersebut memanjang arah timurlaut-baratdaya dan bergaristengah 1k 11 km x 7 km, merupakan gunungapi yang…
G. Slamet (3432 m di atas permukaan laut) terletak di provinsi Jawa Tengah, termasuk dalam wilayah Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal dan Brebes. Kegiatan yang tercatat dalam masa sejarah tidak pernah menyebabkan suatu bencana yang menimbulkan korban manusia. Letusan hanya menyebarkan pasir dan abu saja, hanya beberapa kali di antaranya yang disertai lava pijar. Sekalipun demikian…
The "Gkpf" pyroclastic flow deposots surrounding Tangkubanparahu volcano are non welded pyroclastic flows (ignimbrite) that cover an area of 200 km2. A simple calculation of the material lost during the formation of the Sunda caldera is 66 km3. The age of carbonized lost preserved in the deposit was 38,300 years. Major activity of Sunda vulcano began with a Plinian phase, followed by pyroclasti…
Pengukuran Cospec atau tepatnya adalah pengukuran emisi gas So2 dengan menggunakan correlation spectrometer (Cospec) berhasil dilakukan untuk G. Sumbing, Dieng (kawah sileri dan kawah sikidang) serta Gunung Slamet.
Pada tanggal 25 Oktober 1988 sampai dengan 18 Nopember 1988, Sdr. Effendi, Sdr. M. SL. Tobing, Sdr. Nanang Rahardjo dan penulis dengan SPD No. 1359/P/88 melakukan Pengukuran Deformasi Ulang ke Gunung Galunggung, disertai Ka di Topografi dan Pengukuran Deformasi.
Seksi Pemetaan Topografi, Sub. Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi melalui Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi dalam tahun anggaran 1996/1997 merencanakan kegiatan Pemetaan Situasi Topografi Puncak/Kawah Gunung Tambora di Pulau Sumbawa.
Maksud dari pada Pembuatan Peta Kawasan Rawan Bencana G. Agung ini sebagai pengganti Peta Daerah Bahaya yang sudah pernah dibuat pada tahun sebelumnya dimana pembagiannya terdiri dari Daerah Terlarang, Bahaya I dan II, yang dirasa masih kurang lengkap, pada umumnya kedua peta tersebut masih identik dengan Peta Kawasan Rawan Bencana I, II, dan III, yang lebih lengkap.