Penyelidikan Geolistrik ini merupakan tindak lanjut dari penyelidikan terhadap kantong air dan sungai bawah tanah di daerah Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, yang telah dilaksanakan sebelumnya yang meliputi penyelidikan geologi dan geofisika ( Metoda Gaya-Berat dan Magnetik ), Januari 1995.
Dengan Semakin meningkatnya kebutuhan energi, sedangkan penyediaan sumberdaya energi terbatas, maka usaha pengembangan batubara perlu dilakukan sebagai energi alternatif khususnya dalam bidang industri dan pembangkit tenaga listrik maupun kebutuhan rumahtangga.
Dalam rangka inventarisasi endapan batubara proyek Eksplorasi bahan-bahan Galian Industri dan Batubara pada Tahun Anggaran 1988/1989 telah melakukan melakukan survey tinjau daerah Mensao sarolangun Bangko (SARKO) Propinsi Jambi.
Untuk melakukan Penafsiran Hg, CO2, Li dan As Di daerah Ulu belu - Lampung Selatan, telah dilakukan survei Hg-CO2. Untuk maksud tersebut telah dilakukan pengambilan contoh tanah, serta penangkapan gas Hg dengan jarum emas, pada 200 titik amat. dari contoh tanah dianalisis unsur Li, As, zat Organik dan pH. dari contoh udara dianalisis kandungan gas C…
Sebelum dilakukan detail geofisika, secara regional daerah ini telah diselidiki yaitu dengan cara pengambilan contoh sungai aktip, pengambilan contoh batuan dari singkapan dan magnet udara.
Penyelidikan Geofisika dimaksudkan untuk mendapatkan anomali dari pengukuran Polarisasi Terimbas dan Magnet yang bertujuan mengetahui untuk keadaan geologi di bawah permukaan terutama struktur dan mineralisasi.
Penyelidikan Lapangan yang dilakukan ini merupakan penyelidikan lanjutan (follow up) terhadap endapan mineral logam timah putih (kasiterit) dan mineral ikutannya (logam-logam berasosiasi dengan batuan granitik pra Tersier di daerah S. Panutungan, S. Pademan dan S. Landai. Tindak lanjut pengamatan ini dilakukan berdasartkan atas hasil pengamatan ter…
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
40 lembar, 43 Lembar Lampiran dan 3 Peta Terlampir