Untuk mengetahui tingkat kegiatan vulkanik di daerah Dieng ini dicoba dilakukan pengamatan dan penelitian seismik yang dibantu dengan pengamatan - pengamatan visual dan kimia gas. Di sini akan dilaporkan kegiatan Dieng selama Oktober - November 1984, sedangkan pada awal sampai pertengahan Oktober 1984 telah dievaluasikan dalam laporan yang terdahulu.
Untuk melengkapi dan menyempurnakan peta ini telah ditugaskan satu regu pemeta dari Seksi Pemetaan Geologi untuk melakukan pemetaan kembali beberapa daerah yang masih meragukan dan melakukan pemetaan terhadap beberapa daerah yang belum terpetakan pada tahap pertama, terutama di daerah bagian puncak G.Slamet.
Untuk mengetahui bagaimana tingkat kegiatan seismik G.Raung saat ini, telah dilakukan pengamatan gempa temporer terhadap gunungapi tersebut. Pengamatan lapangan berlangsung selama satu bulan yaitu sejak akhir Oktober sampai dengan November 1984.
Penanaman kabel bawah tanah ini dilakukan untuk seismograf jaringan tripartit menggantikan kabel yang lama dan memindahkan transduser ke tempat yang baru yang diperkirakan jauh dari gangguan setempat.
Pada Oktober 1984 penulis mendapat tugas melakukan pengukuran suhu di G.Papandayan dan G.Guntur, bersama Sdr. Asep Sugiri dan Unu Hidayat, dengan SPPD No.2117/P/84. Maksud pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui aktifitas solfatara ke dua gunungapi tersebut yang termasuk Daerah Tk II Kab. Garut.
Dalam rangka melanjutkan serta menunjang program kerja Seksi Penginderaan Jauh, Sub Direktorat Pemetaan Geologi Gunungapi, pada anggaran tahun 1984/1985, triwulan ketiga ini merencanakan melakukan pemetaan geologi hasil penafsiran potret udara dan Citra Landsat daerah G.Raung Jawa Timur.
G.Slamet (3432 m) yang terletak di antara Kabupaten Purwokerto, Purbalingga dan Pemalang, adalah gunungapi yang ter-tinggi di Jawa Tengah. Bentuk / topografi lereng sebelah timur timur laut keadaannya agak rata dan teratur. Pada lereng sebelah barat-barat laut keadaannya cukup terjal
Bulan Pebruari dan Maret 1984 dengan Sppd No. 3959, 3960, 3961/P/84 Sdr. Pandi, Effendi dan saya ditugaskan Kasi Pemetaan Topografi, Sub Dit Pemetaan Gunungapi, untuk melanjutkan pemetaan di sekitar gunung Guntur. Adapun daerah yang dipetakan yaitu lereng gunung sebelah baratdaya yang alur-alunya menjurus ke daerah Cipanas/Tarogong.
Sebagaimana pembaca ketahui bahwa pada 5 April 1982 sampai dengan Januari 1983 di gunung Galunggung terjadi lotusan yang sempat mengundang perhatian ke seluruh dunia. Dengan adanya kegiatan tersebut di atas, maka jelas keadaan kawah dan sekitarnya akan mengalami perubahan. Oleh karena itu Kasi Pemetaan Topografi, Sub Dit Ponetaan Gunungapi se-nganggap perlu diadakan lagi pengukuran topografi…
Maksud dari penugasan ini ialah untuk mengadakan pengukuran penyebaran laharan dari aliran sungai-sungai. Cijuhung, Ci-mampang, Ciloseh, yang kemudian menjadi satu, dan pada ke-tinggian 530 m dpl melanda daerah Kemantren Sukaratu