Pengukuran ungkitan lereng dihubungkan dengan gunungapi aktif pertama dikenal di Hawai oleh Jagger (1926), dimana bandul horisontal dari Se-ismometer yang dipasang di Whitnen Vault dekat puncak G. Keleua menca-tat perubahan waktu lebih lama dari biasanya, sewaktu terjadi ungkitan lereng. Kemudian D.B. Jackson mulai mengembangkan sistim pengukuran ungkitan lereng menggunakan alat penyipat datar …
Pengamatan seismik G. Kelut menggunakan sistem tripartit secara permanen. Sistem tersebut juga dilengkapi dengan dua komponen datar yang ditempatkan di Bambingan, satu lokasi dengan salah satu komponen tegak dari jaringan tripartit. Penugasan Penulis
Daur kegiatan baru.G. Merapi diawali oleh letusan gas yang mengakibatkan longsornya kubah lava lama pada 13 Juni 1984. Dua hari ke- mudian letusan yang lebih besar terjadi disertai awan panas letusan yang meluncur ke arah barat sejauh lk. 7 km. Abu letusan tersebar ke arah utara, sampai di Semarang. Sejak Mei 1984 telah tampak adanya kegiatan gempa vulkanik dalam (tipe A), meskipun belum nyata.…
For June Merapi report will be presented special in report of meeting about June 1984 Merapi activity because all data during the month was taken directly from the field or observatory
In April and May 1984 rockfalls and glowing clouds from the active lava dome were continued to be observed traveliing a maximum distance of 1.5 KM from the summit toward Batang Valley.
Bedasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas No. 229/P/1984 dari pemimpin proyek penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, kami ditugaskan untuk melakukan pengamatan dan penelitian seismik di G. Kelut.
This report is a preliminary account of Mt Galunggung eruption that began in April 1982 and continued intermittently until early January 1983. After almost 63 years of quiesence, Mt Galunggung, located about 350 km souteasth of Jakarta, suddenly erupted at dawn of April 6, 1982. The explosion, accompanied by bright glows and lightning, awakened some 200,000 people living close to the volcano. A…
G. Merapi (2911 m) yang terletak di dalam wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu gunungapi yang sangat aktif di Indonesia. Kepadatan penduduk di sekitarnya menyebabkan nilai bahayanya menjadi relatif sangat tinggi.
G. Merapi (2911 m) yang terletak di dalam wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu gunungapi yang sangat aktif di Indonesia. Kepadatan penduduk di sekitarnya menyebabkan nilai bahayanya menjadi relatif sangat tinggi. Dalam sejarah G. Merapi tercatat bahwa lama masa kegiatannya rata-rata 2-3 tahun dengan masa istirahat rata-rata juga 2-3 tahun. Sedangkan masa kegi…
Pengamatan visual dilakukan dari Pos Pengamatan yang terletak di bagian selatan Kw. Ratu. Dari Pos yang dapat dilakukan hanya mengamati kegiaran Kw. Baru, sedangkan kawah - kawah lainnya tidak dapat.