Gunungapi Kelud merupakan salah satu gunungapi aktif berbentuk strato dan menurut klasifikasi aktivitas termasuk tipe A, Gunung Kelud juga merupakan salah satu gunungapi yang sebelum bulan November 2007 mempunyai danau kawah di puncaknya, luas danau kawah lebih kurang 400.000 meter persegi dengan volume air 2,6 juta meter kubik.
Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunung paling aktif di Indonesia dengan tinggi puncaknya (Mahameru) 3676 m dpl. G. Semeru terletak di antara dataran Malang-Bangil dan Lumajang-Probolinggo, dimana terdapat deretan gunungapi yang timbul di atas celah melintang dan memanjang dari utara ke selatan.
Komplek Gunungapi Arjuno Welirang adalah salah satu gunungapi Tipe A yang mempunyai beberapa kerucut terdapat dipuncaknya. Kerucut-kerucut ini terbentuk karena perpindahan titik-titik erupsi yang terletak pada satu garis lurus berarah tenggara-barat laut, dimana pemunculannya dikontrol oleh adanya struktur sesar normal yang mempunyai puncak kerucut tersebut.
Gunungapi Galunggung merupakan gunungapi strato yang memiliki danau kawah yang mulai terisi air setelah erupsi terakhirnya pada tahun 1983. Setelah bertahun-tahun tidak teramati perubahan, mulai dari pertengahan tahun 2011 teramati perubahan warna air secara perlahan hingga pada awal 2012 perubahan warna tersebut disertai oleh kemunculan gelembung-gelembung gas di beberapa titik dan peningkatan…
Gunungapi Perbakti adalah gunungapi aktif tipe C berada sebelah baratdaya Gunung Salak. Secara adminisratif terletak di Kabupaten Sukabumi dan sebagian Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Saat ini G. perbakti telah dimanfaatkan sebagai sumber pembangkit listrik tenaga panas bumi. Selin itu unit permukiman, lahan pertanian terdapat di sekitar gunungapi ini.
Indonesia memiliki sekitar 127 gunungapi aktif yang diantaranya 68 gunungapi dipantau secara menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi yang dilengkapi minimal satu alat perekam gempa, dari ke 68 gunungapi tersebut setiap tahunnya ada yang mengalami peningkatan tingkat aktivitas yang diikuti erupsi, seperti pada Januari 2016 sekurangnya ada 4 gunungapi dalam level III (Siaga).
Gunungapi Papandayan merupakan gunungapi aktif tipe A strato dengan tinggi 2665 m dpl memiliki beberapa kawah aktif diantaranya: kawah emas, kawah Manuk, kawah Nangklak dan kawah Baru. Aktivitas vulkanik G. Papandayan cukup tinggi pasca letusan di tahun 2002, ditandai dengan terjadi letusan. Peningkatan aktivitas G. Papandayan.
Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia dengan tinggi puncaknya (Mahameru) 3676 m dpl. Secara administratif Gunungapi Semeru termasuk kedalam dua kabupaten yaitu Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Propinsi Jawa Timur. Aktivitas kegempaan G. Semeru dipantau secara kontinyu dengan seismograf PS-2.
Gunungapi Kelud merupakan salah satu gunungapi aktif berbentu strato dan menurut klasifikasi aktivitas termasuk tipe A, Gunung Kelud juga merupakan salah satu gunungapi yang sebelum bulan November 2007 mempunyai danau kawah dipuncaknya, luas danau kawah lebih kurang 400.000 meter persegi dengan volume air 2,6 juta meter kubik.
Indonesia merupakan negara yang paling banyak memiliki gunungapi aktif. Sebanyak 129 gunungapi aktif tersebari di sepanjang P. Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Sulawesi Utara, 79 gunungapi diantarannya dianggap bahaya. Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia.