Gunung Klabat termasuk gunung yang berada di provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Minahasa, dengan posisi geografi 1 (derajat) 28' LU dan 125 (derajat) 02' Bt. Ketinggian puncaknya kurang lebih 1995 mdpl. Untuk mencapai puncaknya pendakian dapat dilakukan dari dua tempat diantaranya dari airmandidi (sebelah barat daya) dan dari Klabatkasenangan (Sebelah Utara).
Gunung Ruang pada dewasa ini sedang dalam solfataren stadium. Tetapi mengingat keadaan, bahwa sebuah lavaprop sudah mencapai ketinggian yang melebihi tingginya kraterand, dan mengingat akan kemungkinan adanya letusan diwaktu jad. yang bila terjadi tentu akan lebih hebat daripada letusan tahun 1949, karena lavaprop yang ada sekarang ini akan dilempar keluar dan sebagai akibat dari bahan-bahan ya…
Kunjungan ke G.Ruang kali ini dimaksudkan untuk mengetahui serta membatasi daerah yang dapat terkena bahaya letusan secara langsung maupun tak langsung, yang diakibatkan waktu terjadinya letusan. Peta daerah bahaya sementara yang sudah ada hanya merupakan hasil kompilasi (literatur) serta sejarah letusan yang lampau. Sedangkan maksud dari pada pembuatan peta daerah bahaya sementara yang baru pa…
Kunjungan ke G.Karangetang, P.Siau kali ini dimaksudkan untuk mengetahui serta membatasi daerah yang dapat terkena bahan letusan secara langsung maupun tak langsung. Peta daerah bahaya sementara yang sudah di siapkan dalam 1971 merupakan hasil referat sejarah letusan, sedangkan pembuatan daerah bahaya kali ini berdasarkan pengecekan langsung di lapngan Selain dari pada itu dilakukan pencatatan …
Kunjungan dalam 1980 ini dimaksudkan untuk melihat Peta Daerah Bahaya sementara yang ada secara langsung di lapangan sehubungan permintaan Pemerintah Daerah Bitung mengingat rencana perluasan tatakota serta pengembangan lingkungan daerah tersebut. Secara kebetulan saja, daerah bahaya G.Tongkoko ini termasuk daerah cagar alam atau hutan lindung yang sampai saat ini masih belum berpenduduk. Hanya…
Dalam rangka pemeriksaan G. Matalelu pada bulan April 1076, Sdr. Rivai Chaniago B.Sc dan penulis sempat mengadakan peninjauan ke G. Colo di pulau Una Una, selama 4 hari. P. Una Una terletak pada posisi geografi 121 derajat 36 menit Bujur Timur dan 0 derajat 10 menit Lintang Selatan, yaitu di teluk Tomini, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Pencapaiannya dari Poso menggunakan perahu motor, yang da…
Surat dari pemerintah daerah tingkat I Sulawesi Tengah tertanggal 15 Maret 1976, No. Ditbang 2/55/481, tentang letusan G. Natalulu, menyebutkan antara lain; 1) Batu bara dari puncak gunung semakin banyak di sekitar kaki gunung dan berbau belerang; (2) Semburan api keluar, pohon pohon dipuncak gunung terbakar; (3) Di waktu siang hari nampak asap mengepul di puncak gunung; (4) Gunung tersebut pad…
In January ash eruptions accompanied by strong detanations took place 3x, viz. on the 15th, 21.00 loc time on the 17th 06.05 loc time and on the 21st 17.55 loc time. Rumblings were often heard, sometimes lasting for several hours. Glares could be observed at night. The mechanical "Spindler & Hoyer" observatory seismograph with horizontal component recorded 30 earthquakes incl 16 felt.
During the months of January and February the activities which start ed since March 1974 still continued. A minor ash eruptions took place once. Thick bluish white ash column was discharged with moderated pressure until some 500 meters above the orator
Gempa-gempa tektonik yang terasa sejak tanggal 10 agustus 1968 terutama didaerah donggala dan juga di Minahasa serta pulau-pulau Sangir Talaud dan sekitarnya, hingga saat di buatnya karangan ini , tidak berpengaruh langsung terhadap kegiatan Gunung Awu