Potensi Sumber daya mineral yang tak dapat diperbarui, keterdapatannya didaerah tertentu dengan jumlah ca- dengan terbatas serta tidak merata, dalam hal pemanfaatannya harus memerlukan perencanaan yang teliti, sehingga memberikan hasil yang optimal.
Dari keaneka ragaman yang ada di Indonesia yang diiringi oleh berbagai proses geologi seperti orogenesa yang telah terjadi sejak Zaman Paleozoikum hingga sekarang yang dapat diketahui, dan dengan hasil peristiwa geologi tersebut, bila dikaitkan terhadap arti ekonomi sangatlah menakjubkan, utamanya dalam pembentukan jenis jenis mineral batumulia yang…
Penyelidikan Lapangan yang dilakukan oleh Seksi Logam Ringan dan Logam Langka di daerah aliran S. Sumai, Pegunungan Tigapuluh, Propinsi Jambi merupakan Kelanjutan penyelesaian penyelidikan sebaran endapan timah putih dan mineral-mineral ikutannya di wilayah penugasan pertambangan Pegunungan Tigapuluh (SK Menteri Pertambangan dan Energi No. 1369/201/…
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
25 Lembar , 71 Lembar Lampiran Dan 3 Lembar Peta T
Penyelidikan yang dilakukan pada saat ini atas dasar permintaan bantuan tenaga dari perusahaan swasta nasional yang bergerak dalam bidang pertambangan yaitu PT. Simaskaubelind tertanggal 20 april 1994 kepada Direktorat Sumberdaya Mineral guna melakukan peninjauan di daerah P. Kambing ( P. Atauro ) , Propinsi Timor - timur.
Sesuai dengan kebijakan diversifikasi energi, pemerintah berupaya lebih mendorong pemakaian batubara sebagai energi alternatif. Batubara selama ini di samping sebagai komoditi ekspor, juga telah digunakan paa pembangkit tenaga listrik dan industri. Selanjutnya pada akhir Pelita V ini pemerintah mencanagkan pemakaian batuabara untuk keperluan bahanba…
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
34 Lembar, 3 Lampiran Dan 1 Peta Terlampir Tidak B
Penyelidikan yang dilakukan oleh Seksi Batumulia, Sub Direktorat Eksplorasi Mineral Industri dan Batuan, Direktorat Sumberdaya Mineral, merupakan Bagian dari kegiatan proyek eksplorasi Bahan-bahan Galian Industri dan Batubara pada PELITA V tahun Anggaran 1994/1995.
Dalam rangka Pembuatan conto acuan standar untuk batuan sulfida yang diprakarsai oleh Puslitbang Geoteknologi-LIPI Bandung, maka laboratorium kimia Mineral, Direktorat Sumberdaya Mineral Bandung berpartisipasi dalam menganalisis conto yang telah dibagikan dengan kode C5,P5, C12, P12.