Perairan pesisir palu yang indahdan unik ini merupakan sebuah ekosistem teluk dengan lengkungan yang menjorok ke dalam bagaikan oval. Keberadaan teluk ini sangat penting baik bagi Masyarakat yang berada di pesisir hingga yang tinggal di daerah perkotaan. Mereka menggantungkan hidupnya dari menangkap ikan, berjualan makanan dan minuman hingga mengusahakan jasa wisata seperti snorkling, diving, j…
Seksi Pemetaan Topografi, Sub. Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi melalui Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi dalam Pelita Vi tahun ke 4, tahun anggaran 1997/1998, merencanakan kegiatan Pemetaan Situasi Topografi Puncak/Kawah Gunung Dukono yang berada di bagian utara Pulau Halmahera, Maluku Utara. Pemetaan topografi puncak/kawah Gunung Dukono mempunyai maksud dan tuj…
Gunungapi Ibu merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia. Secara geografis terletak pada 1° 29' 00 " Lintang Utara dan 127° 38' 00"Bujur Timur dengan tinggi puncaknya 1340 mdpl sedankan secara administratif termmasuk ke dalam wilayah Kecamatan Ibu Utara, Kabupaten Halmahera Barat, Prop. Maluku Utara. Seperti di tunjukkan pada Gambar 1.
G. Kie Besi merupakan sebuah pulau gunungapi, terletak di sebelah baratdaya P. Halmahera, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku, pada posisi geografi 0° 19' Lintang Utara dan 127° 24' Bujur Timur. Diantara penduduk ada yang menyebutnya G. Kie Besi, namun pada umumnya lebih dikenal dengan G. Makian.
Deretan gunungapi Maluku Utara adalah G.Kie Besi, G.Gamalama, G Dukono dan G Gamkonora Gunungapi Gamkonora dan Dukono berada di daratan Halmahera, dan yang lainnya merupakan gunungapi pulau. Secara administratif G. Gamkonora termasuk wilayah Kecamatan Ibu, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku Utara Posisi geografisnya adalah 1 22 30 Lintang Utara dan 127 03' 00" Bujur Timur (Gb. 1). Puncakny…
Yang dipergunakan pengukuran ialah : pesawat Theodolite Kern KO-S, dengan dilengkapi Kompas merk Kern, yang dipasang di atas pesawat Theodolite tersebut. Pekerjaan tersebut dimulai dari titik tetap Q.308, yang ketinggiannya + 1255,20 m dari permukaan laut, menuju ke tempat pemasangan pesawat Seismometer.
Pemetaan geologi bersistem Lembar Aru dilakukan dalam rangka pelaksanaan Proyek Pelita III Tahun keempat.. Tujuan pemetaan ini adalah melakukan penyelidikan geologi dan mineral yang hasilnya dinyatakan dalam bentuk peta geologi bersekala 1 : 250.000. Laporan ini diharapkan dapat menunjang keperluan inventarisasi sumberdaya mineral dan energi serta program pengembangan wilayah tersebut.
Mengulangi pendakian 10 September, pada 31 Oktober hal yang sama dilakukan kembali untuk melihat perubahan yang mungkin telah terjadi. Frekwensi gempabumi vulkanik masih berfluktuasi, tapi sudah menuju pada posisi menurun. Gempabumi tektonik cendeung meningkat terutama minggu terakhir Oktober setelah terjadi gempa dengan magnituda 3.
G.Kie Besi adalah salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang telah lama tidak menunjukkan kegiatannya. Gunungapi ini terakhir menunjukkan kegiatannya pada tahun 1890. Sampai dengan November 1985, secara visual belum tampak adanya perubahan - perubahan yang menjurus pada kegiatan vulkanik.