Daerah Luk-Ulo, Jawa Tengah, yang meliputi luas daerah lebih kurang 30x10km2, merupakan salah satu dari dua daerah lainnya di jawa, yaitu Ciletuh di Jawa Barat dan pegunungan jiwo di dekat sala, Jawa Tengah, di mana batuan pra-Tersier tersingkap dengan susunan dan struktur geologi yang sangat rumit. Daerah ini telah beberapa kali diselidiki,dipetaka…
Tujuan utama dari penyelidikan ini adalah untuk mengetahui tentang mutu dan memperkirakan cadangan endapan "marmer" /batugamping didaerah prapat dan balige. Disamping itu juga untuk mengetahui mutu serta luas penyebaran tanah diantomea dan tras.
Bentonit adalah suatu variasi dari jenis lempung, terjadi sebagai hasilalterasi dari abu gunung api yang diendapkan dalam suasana laut. Atas dasar tersebut, sasaran penyelidikan tersebut akan ditujukan kedaerah-daerah yang mengandung endapan lempung tufan yang diendapkan dalam suasana laut.
Untuk melengkapi data2 guna penafsiran geofisika juga dilakukan tambahan penyelidikan2 geplogi dan geokimia. Penyelidikan geofisika berlangsung dari tanggal 5 september 1972 s/d tanggal 6 oktober 1972.
Sebagian besar daerah pengamatan adalah sebuah formasi delta yang dibentuk oleh s.surabaya dan s.porong dan merupakan dataran rendah yang berbatasan dengan pegunungan kendang di utara, pantai selat madura di timur dan daerah pegunungan di selatan.
Berdasrkan S.K. Mentri pertambangan No. 437/Kpts/M/Pertamb/1970, tertanggal 3 Agustus 1970, Team P.P.M. Djawa, Direktorat Geologi bekerja pada daerah seluas 1,535,200 Ha di bagian selatan djawa Barat ( Blok 1 yang diperluas).
Salah satu hal amat penting jang perlu diketahui dalam penjelidikan sismik adalah untuk menfetahui besar ketjepatan perambatan gelombang jang melalui suatu lapisan.
Laporan ini disusun sebagai hasil pendugaan geolistrik dalam kompleks AKABRI dan daerah sekitarnya di Magelang, Djawa Tengah, jang dilakukan atas permintaan p.t WADJA TEKNIK.
Laporan ini merupakan pengumpulan data-data dari hasil pengukuran gaja berat jang dilakukan oleh para ahli Geofisika Djepang, untuk gravity jaitu Prof.Dr Yokojama, dengan di dampingi oleh penulis sendiri, mulai dari tanggal 21 Agustus sampai 3 Septmber 1969.
Berdasarkan S.K. Mentri Pertambangan No. 437/Kpts/M/Pertamb/1970, tertanggal 3 Agustus 1970, Team P.P.M. Djawa, Direktorat Geologi bekerja pada daerah seluas 1.535.200 Ha dibagian selatan djawa Barat (Blok I yang diperluas).