Dari 129 gunungapi aktif di Indonesia (Tipe A, B dan C) terdapat 66 gunungapi tipe-A yang dipantau secara kontinyu, dan 1 diantaranya adalah G. Papandayan yang terletak di Kab. Garut, Propinsi Jawa Barat. Gunungapi Papandayan termasuk strato, berbentu kerucut terpancung, dibangun oleh perlapisan leleran/aliran lava dan aliran bahan lepas.
Dari 129 gunungapi aktif di Indonesia (Tipe A, B, dan C) terdapat 79 gunungapi tipe-A dan 65 buah gunungapi Tipe-A yang dipantau secara kontinyu, satu diantaranya adalah G. Galunggung yang terletak di Kab, Tasikmalaya dan Kab. Garut, Propinsi Jawa Barat. G. Galunggung terakhir meletus pada 5 April 1982 - 19 Mei 1983, merupakan fase letusan yang menghancurkan 80% kubah lava Gunung Jati.
Erupsi freatik cukup sering terjadi di dataran tinggi Dieng, hal ini diperlihatkan oleh jumlah kawah yang terbentuk, yaitu kira-kira 70 buah di bagian timur dan tengah komplek, serta kira-kira 30 buah di bagian barat sektor Batur. Sedikitnya 10 erupsi freatik telah terjadi dalam kurun waktu 200 tahun terakhir. Erupsi freatik komplek Dieng dapat dibagi dalam dua kategori.
Gunung Tangkuban Parahu merupakan gunungapi aktif dan secara geografis ketinggian puncak 2084 m dpl (kusumadinata, 1979). Secara administratif G. Tangkuban Parahu masuk dalam wilayah kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung. Kegiatan G. Tangkuban Parahu dari data monitoring kegempaan/seismogram, sejak pertengahan bulan agustus terus meningkat dan mulai tanggal 2 September 2002 status dinaikkan da…
Instalasi peralatan pemantauan G. Kie Besi dimaksudkan untuk kelancaran mitigasi bahaya letusan G. Kie Besi dan terpenuhinya kebutuhan peralatan pemantau G. Kie Besi yang masuk gunungapi yang cukup aktif dan berisiko relatif tinggi. Adapun tujuan dari instalasi peralatan pemantauan ini adalah, untuk meningkatkan efektivitas pemantauan aktivitas vulkanik G. Kie Besi