Gunungapi Ciremai merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang pernah mengeluarkan aliran awan panas, aliran lava dan jatuhan piroklastik. Produk yang dikeluarkan gunungapi tersebut dapat membahayakan serta memusnahkan semua yang dilaluinya. Untuk mengantisipasi serta mengurangi korban yang mungkin terjadi, maka perlu dilakukan evaluasi Kawasan Rawan Bencana Gunungapi.
G. Ciremai merupakan salah satu gunungapi aktif dan tertinggi di Jawa Barat dengan elevasi 3078 meter di atas muka laut. Bila dilihat dari rangkaian penyebaran gunungapi di Jawa BArat dari barat ke timur, G. Ciremai merupakan gunungapi soliter yang terpisah daru rangkaian gunungapi lainnya. Fenomena gunungapi soliter ini pada umumnya sering terakait dengan tatanan tektonik yang rumit.
Evaluasi Prakiraan Bahaya Gunung Raung adalah merupakan salahsatu upaya untuk menilai dan memperikirakan potensi bahaya gunung Raung apabila terjadi letusan di masa yang akan datang dengan cara melakukan pengumpulan data dan informasi di daerah sekitara gunung Raung, terutama mengenai data geologi, topografi/geomorfologi, jenis bahaya, besaran atau tingkat bahaya, arah dan pola sebaran daerah y…
Gunung Papandayan merupakan gunungapi strato berbentu kerucut terpancung, tersusun oleh perselingan lava, jatuhan dan aliran piroklastika. Bentuk kerucutnya yang tidak teratur diakibatkan oleh pusat erupsi yang sering berpindah tempat. Dalam sejarah kegiatannya Papandayan tercatat meletus atau meningkat kegiatnnya sebanyak 11 kali.
Menurut Neuman Van Padang (1951), G. Arjuno-Welirang diklasifikasikan sebagai gunung type B. Namun setelah terjadi letusan samping tahun 1952, Hadikusumo tahun 1957 memasukkan kedalam klasifikasi type A. Sedangkan, Kusumadinata (1979) dalam Data Dasar Gunungapi Indonesia, G. Arjuno-Welirang termasuk kedalam 8 gunungapi tipe A yang belum dibahas karena masih meragukan.
Gunung guntur merupakan salah satu gunungapi aktif yang termasuk kedalam tipe A yang berada di indonesia, secara administratif terletak di wilayah kabupaten Garut,Propinsi Jawa Barat dengan puncak tertinggi 2249 m dpl. Gunungapi ini dibangun oleh hasil erupsi eksplosif dan efusif masa lampau yang berupa bom vulkanik, lapili, pasir hingga abu, endapan awan panas serta leleran lava.
G. Semeru merupakan gunungapi tipe A yang paling aktif kegiatannya. Gunung ini secara administratif terletak di kabupaten lumajang dan malang, jawa Timur. Puncak tertinggi dinamai mahameru (+ 3676 m dpl) yang merupakan tempat tertinggi di pulau jawa dan dinding kawah tua G. Semeru. Kawah muda yang aktif sampai sekarang terdapat di sebelah tenggara dari mahameru yang dikenal dengan nama Jonggrin…
Gunungapi Galunggung (2168 m dpl) termasuk gunungapi tipe A yang berbentuk strato, mempunyai kerucut sinder di dalam danau kawahnya yang terletak di bagian puncaknya serta kawah besar berbentuk telapak kaki kuda yang menghadap ke arah tenggara. Sebelum letusan tahun 1982/1983 terdapat beberapa kawah antara lain: kawah Guntur, kawah siang, kawah warirang, kawah karso, kawah cekok dan kawah Hejo …
G. Guntur merupakan salah satu gunungapi aktif termuda yang ada di dalam kompleks G.Guntur. Letusan terakhir terjadi pada tahun 1847 berupa letusan efusif yang menghasilkan lava, dan sampai saat ini kegiatan letusan tersebut tidk/ belum terjadi lagi, yang ada berupa solfatara/fumarola. Sejak letusan terakhir hingga sekarang gunungapi ini telah beristirahat selama 154 tahun, dan selama waktu ter…
Gunung Galunggung dengan puncak tertinggi 2168 m diatas permukaan laut merupakan salah satu gunungapi aktif di Jawa Barat. Gunungapi ini terletak lebih kurang 17 km sebelah barat laut kota Tasikmalaya. Bentang alam perbukitan sepuluh ribu Tasikmalaya, terbentuk sebagai akibat letusan besar 4200 tahun yang lalu [Bronto, 1989], dimana bagian timur tenggara kerucut gunungapi melongsor sehingga mem…