Dalam rangka penelitian puncak dan pembuatan film memakai Camera Cannon Super S daripada lima buah gunungapi di Sumatera (G. Merapi, G. Tandikat, G. Talang, G. Kerincing, dan G. Sorik Merapi) telah dibuat pula peta daerah bahaya dari dua buah gunung tersebut terakhir.
Dalam pelaksanaan rencana kerja seksi penelitian dan pemetaan Gunungapi triwulan II 1975/1976, Sr, Pandi Karnaen bersama penulis dan seorang petugas dari seksi pengawasan Gunungapi, sdr. Basit Suryadi, ditugaskan ke G. Seulawah Agam (1k. 1.1762 m) dan G. Seulawah Inong (1k. 868m) di daerah Aceh. Pekerjaan ini dilaksanakan juga sehubungan dengan radiogram dari Gurbernur Aceh kepada Direktur Dire…
Sigi kelandaian lereng sekitar G. Tangkuban Parahu dimaksudkan untuk memonitor kegiata tersebut dihubungkan dengan perubahan harga kelandaian lereng yang dihasilkan dari pengukuran kelandaiannya.
Dataran tinggi Dieng yang diangap sebagai kumpulan gunugapi atau kawah yang masih aktif, terkenal pula sebagai kumpulan gunugapi atau kawah yang masih aktif, terkenal pula sebagai daerah yang mempunyai potensi yang besar untuk pengembangan tenaga panas-bumi.
Berhubung adanya desas desus bahwa pertengahan Oktober 1985 terjadi letusan Gn. Galunggung, maka penulis dan K. Resti kajaya dibantu Sdr. Kosim Al Sukar sebagai pengemudi D 3511 W ditugaskan ke Gn. Galunggung dengan Sppd No. 2399/P/85, selama 14 hari untuk mengadakan penelitian dan pemgukuran deformasi di sekitar G. Galunggung yaitu pada ketinggian 870 m dpl.
The frequency of rockfalls and glowingulouds were continued to be observed through out December 1983. This activity was confined to the south-west of Merapi volcano, to the Batang river and reached a maximn distance of 1.3 km. from the summit.
Hingga akhir Mei 1981 disekitar G.Kelut telah dipasang enam petak lokasi Benchmark masing - masing : di Mangli, Sumber Petung, Margomulyo, Bambingan, Gajahmungkur, dan G.Pedot, dimana empat petak lokasi Benchmark yang disebut dari pertama dibuat sejak Desember 1979, sedang dua petak Benchmark yang terakhir dibuat bulan Februari 1981.
Sehubungan dengan saran Sar. Sadjiman dari laporan pengamatan K. Putih dan K. Batang, tel. 8 Maret 1977, yaitu alangkah baiknya bi- la diadakan survey K. Blongkeng, K. Putih dan K. Bebeng, dan sesuai pula dengan rencana Seksi PEFAPI dalam triwulan IV tahun 1976/1977, maka penulis ditugankan oleh Kasi PETAPI ke sekitar hulu K. Pütih dan lain lain.
Laporan meliputi hasil pemeriksaan kegiatan Gunung Merapi mulai dari penyebaran abu dan awan pijar , perhitungan kubah lava G. Merapi, serta banjir lahar pada jalur K. Bebeng, K. Krasak, K. Putih
Sehubungan dengan banjir (lahar) di daerah Perkebunan Gambar yang merusak 15 ha daerah perkebunan, dan 60 buah rumah terlanda diantaranya 4 rumah hanyut dan 7 rumah tertimbun pasir sehingga diadakan pemindahan rumah secara lokal, maka beberapa orang petugas ditugaskan ke daerah tersebut dari tgl. 10-12-76 s/d 23-12-76.