Pada tahap pertama kegiatan pendataan kependudukan hanya dapat dilakukan terbatas, pada bahaya langsung di dalam daerah sebaran awan panas letusan dan awan panas guguran, terutama di wilayah Kecamatan Srumbung.
Penyuluhan bahaya G.Guntur di Kabupaten Garut, dilaksanakan pada tanggal 12 September 1994 bertempat di Pendopo Pembantu Wilayah II Tarogong, Kabupaten Daerah Tingkat II Garut, Provinsi Jawa Barat.
G. Sangeangapi adalah salah satu Gunungapi aktip berbentuk strato yang mempunyai kawah, dengan tinggi + 1949 meter di atas permukaan laut. Sesuai dengan SPPD dari Bandung atas nama : sdr.M.Endang Ilyas, sdr.H.Abdul Wahab dan sdr. Wayan Nongos Tapayasa, maka pada tanggal 29 Mei 1985 dilakukan pemeriksaan kawah/pengamatan visual langsung ke puncak/ke kawah Gunung Sangeangapi. Adapun maksud dan tu…
Pendataan pengamatan dan kependudukan di dalam daerah bahaya dan waspada di komplek G.Dieng dan sekitarnya dilakukan dengan cara meneliti dan menginventarisasi dilapangan secara langsung. Pelaksanaan pekerjaan lapangan ini dilakukan oleh tujuh orang petugas Seksi Penyuluhan Gunungapi Direktorat Vulkanologi dengan biaya dibebankan kepada Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi tahun …
Dalam rangka pengintensifan pengamatan dan penyelidikan kawah gunungapi, maka pada tanggal 12 Agustus 1985 berdasarkan SPPD No. 1507/P/1985 Pemimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi atas nama Direktur Direktorat Vulkanologi, penulis beserta dua orang petugas gunungapi dari Pos Pengamatan Gunungapi Ebulobo dari Pos Pengamatan Gunungapi Ile Werung ditugaskan ke G.Kelimutu untuk menyel…
Hasil pendataan penduduk pada Mei 1992 mencatat bahwa, jumlah penduduk yang terancam bahaya G.Dieng sebanyak 55.167 jiwa. Berdasarkan pada hal - hal tersebut di atas tim penyuluhan gunungapi dikirim ke daerah bahaya G.Dieng untuk memberikan informasi dan mengingatkan kembali bahaya yang telah dan mungkin terjadi, baik bahaya letusan maupun gas racun.
Berdasarkan surat Direktur Vulkanologi nomor 364/104/DGV/91, tanggal 2 Mei 1991 tentang penyuluhan vulkanologi mengenai G.Gede di Kabupaten Daerah Tk. II Cianjur, Sukabumi dan II Bogor, diadakan pembicaraan dengan Asisten Setwilda Provinsi Jawa Barat mengenai jadwal dan lokasi pelaksanaan penyuluhan di daerah - daerah tersebut.
Dalam laporan kerja lapangan ini masih menitik beratkan tentang pengadaan bahan-bahan informasi untuk penyuluhan Vulkanologi/Gunung api, terutama melakukan kegiatan pengamatan dan pendataan kependudukan yang terletak di dalam daerah bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan daerah waspada (Kawasan Rawan Bencana I) G. Ambang. Posisi Geografi Gunung api tipe A ini, terletak pada 0° 44' 30" LU dan 1…
Berdasarkan berita bulan Januari 1996 bahwa G. Sakora di P. Una-una meletus (berita kawat terlampir) pada bula Februari 1996, Seksi Pengamatan Gunung api Sulawesi dan Maluku mengirimkan petugas untuk melakukan pengecekan di lapangan, ternyata berita tersebut tidak benar. Berita tersebut sesungguhnya bermula dari ketidaktahuan penduduk tentang gunung api. Seorang penduduk melihat asap di puncak …