G. Karangetang yang juga dikenal dengan nama G. Api Siau adalah salah satu gunung api aktif di Indonesia, terletak pada Busur Kepulauan Sangir Talaud, yang secara geografis pada posisi 02°47' LU. dan 125°29' BT (Gb.1). Karena letaknya didaerah pertemuan beberapa lempeng kontinen, menyebabkan kompleknya struktur geologi didaerah tsb., dan sumber sumber gempa tektonik baik dalam maupun dangkal…
G. Lokon yang terdiri dari Puncak Lokon dan G. Empung merupakan gunung api aktif yang letusannya telah dikenal sebagai eksplosif. Frekuensi letusannya menunjukan peningkatan terhadap selang waktu terjadinya letusan. Hal ini dapat dilihat dari sejarahnya dimana sebelum th.1800 mempunyai selang waktu letusan yang sangat lama (400th), meningkat 2 kali terjadi letusan dalam kurun watu 100 tahun kem…
Gunung Mahawu terletak di dataran Minahasa, Sulawesi Utara, pada posisi geografi 124(derajat)51'30'' BT dan 1(derajat) 21'30'' LU (Gb1). Gunung Mahawu merupakan salah satu tubuh gunung api yang muncul dibagian utara kaldera Tondano (Gb.2) (Kemmerling. 1923; Newhall, 1988).
Puncak G.Soputan rendah berkisar 400 nT. Struktur G. Soputan tua berbentuk tapal kuda. Puncak G. Soputan merupakan kerucut gunung api muda yang tumbuh diantara dinding tua Komplek G.Manimporok dan G. Riendengan. Kemungkinan pertumbuhan aktivitas Puncak G. Soputan kearah barat daya.
Maksud dilakukannya penyelidikan magnetik G. Gamalama adalah untuk dapat melengkapi peta isomagnetik disetiap gunungapi di Indonesia, dengan tujuan mencari suatu bentuk struktur dalam dari gunungapi tersebut, yang dapat menerangkan kemungkinan proses terjadinya, maupun kegunaan lain bagi para ahli geologi. Untuk tujuan diatas maka pengukuran titik secara acak dilakukan baik di puncak maupun dis…