Pemetaan geologi G. Cikuray dilakukan untuk mengetahui "Evolusi Vulkanik G. Cikuray" berdasarkan berbagai data penunjang, baik berupa "Pengamatan Geologi Langsung di Lapangan" maupun "Data Pengamatan Tidak Langsung" serta ditunjang dengan berbagai "analisis laboratorium".
Dari hasil pemeriksaan terhadap kelancaran pesawat seismograf, seismograf setiap tahunnya selalu mengalami kerusakan, yang umumnya terjadi pada Sub sistem pancar, terutama mengingat lokasi sub sistem pancar terdapat jauh dari Pos Pengamatan atau lokasi yang sinar mataharinya menyinari solar panel waktunya sebentar, sehingga battery yang digunakan tegangannya turun, hal ini mempercepat sel - sel…
Kegiatan pengamatan terhadap gunungapi aktif dilakukan secara menerus, dengan menggunakan beberapa metoda. Selama ini pengamatan menggunakan metoda visual serta kegempaan, juga ditambah dengan sistim ARGOS (Satelit) yang dipasang di beberapa gunungapi dengan metoda kegempaan serta deformasi.
Merupakan tugas pokok dari Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi di lingkungan Sub Direktorat Pengamatan Gunungapi pada Seksi Jawa bagian Timur tahun angggaran 1998/1999. Kegiatannya untuk melakukan pengamatan visual dan pengamatan seismik G.Lamongan dan G. Arjuno-Welirang.
Merupaka tugas pokok dari Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi di lingkungan Sub Direktorat Pengamatan Gunungapi pada Seksi Jawa Bagian Timur tahun Anggaran 1998/1999. Kegiatannya untuk melakukan pengamatan visual dan pengamatan seismik di G. Arjuno Welirang.
Untuk mengetahui tingkat kegiatan G. Lamongan yang sehari - harinya dapat dimonitor yaitu dengan pengamatan visual dan kegempaan yang dapat dilakukan di Pos Pengamatan Gunungapi yang berlokasi di G. Meja. Selain pengamatan rutin yang dilakukan setiap hari pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu ranu -ranu di sekitar G. Lamongan dilakukan secara temporer.
Kegiatan vulkanik G. Slamet dipantau dari Pos Pengamatan Gunungapi yang terletak di sebelah selatan G. Slamet, tepatnya di Desa Gambuhan kecamatan Pulosari Kabupaten Pamulang Jawa Tengah pada ketinggian +1025 mdpl.
Berdasarkan hasil penelitian lapangan tahap-1 (Mei 1997), kegiatan/evolusi vulkanik G.Cikuray cukup menarik untuk dipelajari karena produk dominannya berupa endapan aliran piroklastik membentuk tubuh kerucut sempurna lancip (+2830m).
Pengamatan visual G. Dieng dilakukan pada pusat - pusat kegiatan vulkanik di Komplek Dieng seperti Kawah dan lapangan solfatara/fumarola. Pengukuran suhu solfatara dan air Kawah dilakukan satu kali dalam satu minggu pada lokasi Kawah Condrodimuko, Sinila, Sibanteng, Sikidang, Pakuwojo, Siglagah, Sileri, Bitingan, Pagerkandang, dan Sitimbang.
Pengamatan visual ke arah G. Arjuno-Welirang dilakukan dari Pos Pengamatan Gunungapi G.Arjuno-Welirang di Desa Sukereno Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan. Sedangkan rekaman kegiatan kegempaan G. Arjuno-Welirang dilakukan sejak Mei 1995 sampai September 1996 dan gempa - gempa yang tercatat pada umumnya gempa tektonik jauh dan tektonik lokal.